logo madu vitummy
Search
Close this search box.

10 Cara Menurunkan Tensi Tinggi, Penting Untuk Mommy Lakukan

Cara Menurunkan Tensi Tinggi

Tensi tinggi merupakan salah satu penyebab meningkatnya risiko terkena stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal.

Hal ini menjadikan tensi tinggi sebagai salah satu penyakit yang harus mendapatkan perhatian serius. 

Misalnya, Moms bisa melakukan berbagai cara menurunkan tensi tinggi. 

Artikel berikut akan membahas tentang cara menurunkan tensi tinggi, baik bagi penderita pada umumnya, maupun bagi ibu-ibu setelah melahirkan. 

Yuk, Moms, simak artikel berikut! 

Cara Menurunkan Tensi Tinggi 

Cara Menurunkan Tensi Tinggi

Banyak penderita tensi tinggi yang belum tau cara menurunkan tensi tinggi. 

Berikut ada 10 cara menurunkan tensi tinggi yang bisa dilakukan bagi penderita tekanan darah tinggi. 

Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan merupakan salah satu cara menurunkan tensi tinggi yang paling efektif. 

Kenapa bisa gitu, Moms? Nih, Mimin kasih tau alasannya. 

Dilansir dari Siloam Hospitals, seseorang yang memiliki berat badan berlebih mengakibatkan terjadinya tekanan lebih pada arteri sehingga tekanan darah meningkat (tensi tinggi). 

Kondisi ini mengharuskan seseorang yang memiliki berat badan berlebih berusaha untuk menurunkan berat badannya. 

Menurunkan berat badan tidak perlu dilakukan secara berlebihan, misalnya seseorang hanya perlu sedikitnya 4.5 kg agar dapat menurunkan tekanan darah. 

Oleh karena itu, menurunkan berat badan adalah cara menurunkan tensi tinggi. 

Mengatur Konsumsi Natrium dalam Tubuh 

Mengatur konsumsi natrium dalam tubuh juga cara menurunkan tensi tinggi loh, Moms. 

Dilansir dari Halodoc, natrium merupakan suatu zat yang memiliki peranan penting dalam tubuh. 

Natrium berperan membantu menjaga tekanan darah normal, mendukung kinerja saraf dan otot, serta mengatur keseimbangan cairan tubuh. 

Adapun kandungan natrium biasanya terdapat pada garam, seperti pada garam makanan, cemilan, minuman ringan, dan makanan kaleng. 

Banyaknya produk makanan dan minuman yang mengandung natrium mengharuskan Moms mengatur konsumsi natrium dalam tubuh. 

Pasalnya, jika Moms mengonsumsi natrium secara berlebihan maka menjadi penyebab tensi tinggi (hipertensi). 

Oleh karena itu, konsumsi natrium ideal orang dewasa sebaiknya pada angka 1500-2000 mg per hari setara dengan 6 gram atau 1 sendok teh per hari. 

Alasan inilah yang menjadikan mengatur konsumsi natrium dalam tubuh termasuk cara menurunkan tensi tinggi. 

Melakukan Aktivitas Gerak Secara Rutin 

Malas-malasan sangat tidak cocok untuk penderita tensi tinggi loh, Moms. Hal ini dikarenakan aktivitas gerak adalah cara menurunkan tensi tinggi. 

Apa saja sih Moms aktivitas gerak yang bisa dilakukan sehari-hari? Jawabannya banyak ya, Moms. 

Aktivitas gerak sehari-hari, misalnya berjalan, berlari, bersepeda, menari, berdansa, dan berkebun. 

Berbagai aktivitas tersebut hanya perlu dilakukan selama setengah jam sehari. Dengan catatan, Moms harus melakukan aktivitas tersebut secara rutin. 

Dengan Moms melakukan aktivitas gerak secara rutin adalah cara menurunkan tensi tinggi. 

Mengurangi Konsumsi Kafein 

Apakah Moms terbiasa minum kopi setiap pagi? Jika iya, maka Moms perlu lebih perhatian pada kadar konsumsi kafein dalam tubuh. 

Konsumsi kafein yang biasa dilakukan dengan cara meminum kopi setiap pagi oleh sebagian besar orang memang tidak akan memicu adanya efek signifikan pada tekanan darah. 

Akan tetapi, bagi orang yang tidak terbiasa mengonsumsi kafein, minum kopi di pagi hari bukan keputusan yang tepat. 

Pasalnya, kandungan kafein dalam kopi bagi yang tidak terbiasa mengonsumsinya akan berpotensi meningkatkan tekanan darah (tensi tinggi) hingga 10 mmHg. 

Oleh sebab itu, Moms mengurangi konsumsi kafein merupakan cara menurunkan tensi tinggi.  

Mengatur Pola Makan Sehat

Cara menurunkan tensi tinggi

Siapa nih, Moms, yang sering makan sembarangan? Jangan gitu lagi ya, Moms! 

Makan sembarangan berpotensi salah memilih makanan sehingga memicu meningkatkan tekanan darah. 

Oleh karena itu, mengatur pola makan sehat menjadi cara menurunkan tensi tinggi. 

Pola makan sehat bisa dilakukan dengan sistem Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), yaitu mengonsumsi sayur, buah, susu rendah lemak, dan biji-bijian utuh. 

Dilansir dari laman Siloam Hospitals, beberapa jenis buah yang apabila dikonsumsi dapat membantu menurunkan tensi tinggi adalah jeruk, pisang, dan anggur. 

Hal ini dikarenakan beberapa buah tersebut mengandung kalium yang dapat menurunkan tensi tinggi.

Adapun kebutuhan kalium yang perlu dicukupi dalam tubuh sebanyak 4500-4700 mg per hari. 

Tidak Merokok dan Minum Alkohol 

Seperti sering disebutkan bahwa merokok adalah aktivitas yang dapat menurunkan kesehatan tubuh. Minum alkohol juga demikian loh, Moms. 

Merokok dan minum alkohol apabila dilakukan berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya tensi tinggi. 

Hal ini dikarenakan orang yang merokok dan minum alkohol berpotensi lebih banyak terkena tekanan tensi tinggi (hipertensi). Risikonya, bisa terkena penyakit stroke dan penyakit jantung. 

Sehingga, tidak merokok dan tidak minum alkohol adalah cara menurunkan tensi tinggi. 

Menghilangkan Perasaan Stres

Moms sering merasa stres karena aktivitas sehari-hari? Jangan dibiarkan terus-menerus ya, Moms! 

Stres yang dibiarkan bisa menjadi pemicu tekanan darah tinggi. Seperti dilansir dari laman Kemenkes RI, hormon stress dapat mengerutkan dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan lonjakan tekanan darah. 

Menghilangkan perasaan stres bisa dilakukan dengan berusaha agar tetap tenang. 

Selain itu, Moms juga bisa melakukan meditasi, yoga, menonton film, berkebun, atau melakukan kegiatan-kegiatan yang disukai. 

Dengan berbagai kegiatan tersebut diharapkan Moms merasa lebih tenang sehingga terhindar dari perasaan stress yang dapat memicu timbulnya tekanan darah tinggi. 

Nah, itulah beberapa cara menurunkan tensi tinggi bagi para penderita tekanan darah tinggi.

Cara Menurunkan Tensi Tinggi Setelah Melahirkan

Cara Menurunkan tensi tinggi

Perlu Moms ketahui bahwa tensi tinggi juga sering menyerang pada ibu hamil, terutama setelah melahirkan. 

Lalu, apakah cara menurunkan tensi tinggi setelah melahirkan sama dengan yang telah diuraikan sebelumnya? Jawabannya tidak ya, Moms. 

Menurut dokter, tensi tinggi atau hipertensi setelah melahirkan memiliki istilah medis tersendiri, yaitu postpartum preeklampsia.

Kondisi ini sangat berbahaya bagi ibu dan janin sehingga diperlukan penanganan medis khusus. 

Sebabnya adalah karena si ibu memiliki tekanan darah tinggi dan kelebihan urinenya setelah melahirkan. 

Nah berikut Mimin kasih tau cara menurunkan tensi tinggi setelah melahirkan

Memeriksakan Kandungan Secara Rutin 

Moms, sebagai ibu hamil sangat penting untuk memeriksakan kandungan ke fasilitas kesehatan. 

Selain untuk memantau perkembangan ibu dan bayi, juga bisa untuk memantau tekanan darah ibu hamil selama mengandung hingga melahirkan. 

Dengan memeriksakan kandungan secara rutin, Moms sudah melakukan cara menurunkan tensi tinggi setelah melahirkan. 

Menjaga Berat Badan Ideal 

Moms, berat badan menjadi masalah utama yang biasanya sulit diatasi ketika hamil. 

Hal ini dikarenakan berat badan ibu hamil selalu naik secara drastis. Meski demikian, menjaga berat badan ideal ibu hamil juga penting dilakukan loh, Moms. 

Dengan berat badan ideal maka tekanan darah pun akan stabil sehingga menjadi cara menurunkan tensi tinggi yang ampuh dilakukan. 

Mengonsumsi Makanan Gizi Seimbang 

Moms, makanan dengan gizi seimbang sangat berperan dalam cara menurunkan tensi tinggi setelah melahirkan. 

Oleh karena itu, ibu hamil perlu mengatur pola makan sehat setiap hari. Tujuannya tensi darah normal setelah melahirkan. 

Berkonsultasi dengan Dokter 

Gejala darah tinggi pada ibu hamil biasanya dapat dirasakan. Misalnya, ketika Moms mengalami gejala darah tinggi saat hamil maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. 

Hal ini dapat membantu ibu hamil dalam menemukan perawatan dan obat-obatan selama hamil dan setelah hamil. 

Sehingga tekanan darah tinggi setelah melahirkan bisa diatasi atau dicegah. 

Itulah beberapa cara menurunkan tensi tinggi, baik bagi orang pada umumnya maupun bagi ibu hamil setelah melahirkan.

Apakah Moms tertarik untuk melakukan beberapa cara tersebut? Jika iya, maka selamat mencoba di rumah ya, Moms!

Dapatkan Madu Vitummy Sekarang Juga Untuk Menjaga Kekebalan Tubuh Anak Mommy!!

Baca Juga: Daftar Rekomendasi Minuman Yang Baik untuk Anak, Penting!

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?