Gerak Refleks Bayi Tanda Pertumbuhan Baik

Menyaksikan si kecil yang baru lahir menggeliat, menggenggam, atau bahkan tersenyum ketika dielus pipinya sungguh sangat menggemaskan bukan? Gerakan tersebut disebut sebagai gerak refleks, yaitu gerakan yang muncul secara spontan ketika ia mendapatkan sebuah rangsangan tertentu. Gerakan refleks muncul sejak bayi lahir dan akan hilang seiring dengan bertambahnya usia.

Lantas apa saja macam-macam gerak refleks pada bayi yang wajib mom ketahui untuk pertumbuhan si kecil?

Yuk kita simak berikut ini.

Jenis-jenis Gerak Refleks pada Bayi

Mom, gerak refleks pada bayi menandakan bahwa ia dalam keadaan sehat serta memiliki aktivitas saraf dan otak yang baik. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut adalah jenis-jenis gerak refleks yang umum terjadi pada bayi:

Refleks Kejut (Reflex Moro)

vitummy | Gerak Refleks Bayi Tanda Pertumbuhan Baik

Mom pasti pernah melihat si kecil merentangkan kedua tangannya dengan telapak tangan menghadap ke atas ketika ia terkejut. Gerakan tersebut disebut dengan gerak refleks moro, yaitu gerakan spontan yang muncul ketika bayi merasa terkejut atau ketika ia akan menangis.

Refleks Mencium-cium (Rooting Reflex)

Rooting reflex atau refleks mencium-cium merupakan gerakan refleks yang ditimbulkan oleh rangsangan pada pipi atau daerah mulut. Ketika bayi mendapatkan rangsangan pada daerah tersebut, ia akan memutar-mutar kepalanya dan membuka mulut. Refleks ini spontan dilakukan untuk membantu si kecil menemukan payudara atau botol susu ketika ia ingin menyusu.

Gerak ini akan menghilang seiring berjalannya waktu, yaitu sampai ia berusia empat bulan.

Simak Juga Nih!

Baca juga yuk, manfaat dan panduan yoga bagi ibu hamil

Refleks Hisap (Sucking Reflex)

vitummy | Gerak Refleks Bayi Tanda Pertumbuhan Baik

Refleks hisap biasanya muncul bersamaan dengan refleks mencium-cium. Gerak ini muncul ketika bagian langit-langit mulut bayi disentuh. Gerakan ini disebut juga sebagai gerakan menenangkan.

Itulah alasan mengapa ketika bayi menangis atau hendak tidur ia akan menghisap ibu jarinya untuk membuat dirinya tenang dan melelapkan tidurnya.

Bayi akan menghentikan kebiasaan menghisap ibu jari ketika ia menginjak usia 6 atau 7 bulan. Namun, bisa juga sampai rentang usia 2 sampai 4 tahun.

Refleks Genggam (Reflex Darwin)

vitummy | Gerak Refleks Bayi Tanda Pertumbuhan Baik

Refleks genggam merupakan gerak spontan yang paling sering dilakukan oleh bayi. Ketika telapak tangannya disentuh, dengan spontan ia akan menggenggam telunjuk atau jari yang menyentuh telapak tangannya. Gerak ini tak hanya terjadi pada tangan, namun juga dapat terjadi pada kaki si kecil. Contohnya, ketika jari mom menyentuh telapak kakinya, ia akan refleks menekukkan jari kakinya ke arah jari mom seperti akan menggenggam.

Refleks Babinski

Hampir sama dengan gerak refleks genggam kaki, refleks babinski terjadi ketika ada rangsangan pada telapak kaki bayi, kemudian ibu jari akan bergerak ke atas dan jari-jari lainnya membuka. Refleks ini akan menghilang ketika si kecil memasuki usia sekitar 6 bulan.

Refleks Melangkah (Stepping Reflex)

vitummy | Gerak Refleks Bayi Tanda Pertumbuhan Baik

Sudah tidak asing ketika si kecil diposisikan berdiri kemudian ia akan melakukan gerakan seperti akan berjalan atau meloncat-loncat. Gerakan tersebut normal terjadi dan dinamai dengan stepping reflex atau dikenal juga dengan istilah walking atau dance reflex. Stepping reflex terjadi ketika kaki si kecil menyentuh permukaan padat, misalnya, tanah atau lantai.

Refleks Leher

Refleks leher terlihat seperti orang yang berlatih anggar. Gerak refleks ini penting untuk menjaga keseimbangan postur tubuh serta melatih pergerakan mata menuju titik pandang.

Gerak refleks merupakan salah satu dari tahap perkembangan motorik anak ketika usia 0-3 bulan. Ketika bayi baru dilahirkan, ia sejatinya sudah dapat menggerakan anggota tubuh seperti kepala, kaki, dan tangan. Namun, gerakan tersebut ia lakukan tanpa sadar atau secara spontan sebagai bentuk dari reponds tubuhnya.

Lantas apa sih sebenarnya fungsi dari gerak refleks pada bayi? Yuk kita simak dalam ulasan berikut ini:

Fungsi Gerak Refleks pada Bayi

Menurut sebuah penelitian, gerak refleks pada bayi berfungsi sebagai pertahanan diri dan merupakan respons alami terhadap suatu rangsangan, seperti sentuhan atau suara.

Selain itu, beberapa refleks pada bayi juga berfungsi sebagai bentuk dari pertahanan hidup. Contohnya adalah rooting reflex, di mana refleks tersebut dilakukan bayi untuk menemukan puting susu sehingga memudahkan proses pemberian ASI.

Gerak refleks bayi juga berfungsi sebagai cara komunikasi antara bayi dengan orang dewasa dan menjadi alat untuk mendeteksi perkembangan awal pada bayi. Jika refleks pada bayi tidak muncul, maka dapat menjadi pertanda adanya gangguan perkembangan pada bayi. Misalnya, kerusakan otak atau trauma di kepala ketika lahir.

Itulah jenis-jenis gerak refleks pada bayi yang dapat membantu melihat perkembangan kognitif dan perkembangan motoriknya.

Agar anak dapat tumbuh secara optimal, diperlukan asupan gizi yang seimbang. Untuk itu, Madu Vitummy hadir sebagai madu herbal pelindung kesehatan anak yang terbuat dari ekstrak herbal pilihan untuk meningkatkan nafsu makan anak sehingga ia dapat tumbuh kembang dengan optimal dan tentunya memiliki daya tahan tubuh yang kuat.


Share on:

Seorang pembelajar yang tertarik dengan hal-hal kesehatan dan digital, serta gemar dalam membuat konten artikel terkait gaya hidup sehat.

Tinggalkan komentar