logo madu vitummy
Search
Close this search box.

Makanan Sehat untuk Anak 2 Tahun Yang Mudah Dibuat dan Enak

makanan sehat untuk anak 2 tahun

Anak usia dua tahun sangat memerlukan makanan sehat untuk tumbuh kembangnya ya, Moms. Hal tersebut mengharuskan setiap orang tua memiliki pengetahuan akan makanan terbaik untuk si Kecil. 

Lalu, apa saja yang termasuk makanan sehat untuk anak 2 tahun? Artikel ini akan membahas mengenai hal tersebut. Selain itu, juga mengenai waktu terbaik dan tips makan sehat untuk anak dua tahun. 

Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Berapa Kali Makan untuk Anak 2 Tahun? 

Sebelum membahas jenisnya, Moms perlu tahu terlebih dahulu tentang berapa banyak dan sering si Kecil makan. Melansir laman UNICEF, anak-anak bisa mengonsumsi tiga perempat hingga satu cangkir makanan. Hal ini bisa dilakukan sebanyak tiga hingga empat kali sehari. 

Selain itu, Moms juga harus menambahkan 1-2 cemilan di antara waktu makan. Hal ini perlu dilakukan, terutama bagi mereka yang sudah tidak minum Air Susu Ibu (ASI). Alasannya, mereka sedang dalam masa mulai berjalan, sehingga sangat penting untuk mendukung kecukupan nutrisinya. 

Bahkan, mengonsumsi susu sangatlah penting ya, Moms. Sebab produk susu sangat membantu untuk pertumbuhan tulang yang maksimal. Hasilnya, mereka yang sedang dalam proses pertumbuhan, seperti berjalan dan berlari akan lebih siap. 

Itulah jawaban dari pertanyaan berapa kali makan untuk anak 2 tahun ya, Moms. 

List Makanan yang Sehat untuk Anak 2 Tahun 

Sebanyak 3-5 kali makan sehari, Moms bisa mengatur jenis makanan untuk si Kecil. Tujuannya agar ia tidak bosan dengan makanan yang dikonsumsinya. Selain itu, Moms juga harus memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi adalah sehat. 

Lalu, apa list makanan yang sehat untuk anak 2 tahun? Masih dalam laman yang sama, UNICEF menyebutkan bahwa anak-anak bisa makan apa saja. Hal ini membuat Moms bisa memberikan jenis makanan yang dimakan oleh keluarga. 

Meski demikian, Moms harus memberikan makanan sehat untuk anak 2 tahun. Nah, definisi dari makanan sehat adalah makanan yang bergizi seimbang. UNICEF merekomendasikan beberapa jenis makanan bergizi seimbang seperti berikut. 

Porsi Makanan Hewani 

Makanan hewani adalah semua bahan makanan yang dihasilkan dari hewan dan layak dikonsumsi oleh manusia. Beberapa contohnya seperti susu, telur, daging, ikan, dan unggas. 

Porsi makanan hewani tersebut termasuk makanan sehat untuk anak 2 tahun ya, Moms. Sebab, jenis makanan ini mengandung tinggi protein. Selain itu, juga mengandung vitamin B12, vitamin D, zat besi, dan asam lemak omega-3. 

Berbagai kandungan gizi tersebut sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Sebab, fungsinya sebagai pendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh secara maksimal. Oleh karenanya, Moms bisa memberikan berbagai jenis makanan tersebut pada si Kecil. 

Caranya, Moms bisa memasak telur dan daging dengan dicincang halus. Pengolahan seperti ini akan memudahkan anak ketika makan, meskipun mereka belum memiliki gigi yang sempurna. 

Kacang-kacangan 

Selanjutnya, jenis makanan sehat untuk anak 2 tahun adalah kacang-kacangan. Contohnya buncis, lentil, dan kacang polong. Sebab, menurut laman Universitas Widya Mataram, terdapat kandungan vitamin dan mineral esensial, seperti asam folat, vitamin E, niasin (B2), dan Thiamin yang tinggi. 

Berbagai kandungan tersebut sangat diperlukan tubuh untuk memenuhi asupan gizi seimbang. Oleh karenanya, Moms perlu memberikan jenis-jenis makanan tersebut pada si Kecil yang masih dalam pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. 

Perlu Moms ketahui, cara menyajikan makanan kacang-kacangan untuk si Kecil harus dalam kondisi halus. Selain itu, Moms juga bisa menghancurkannya, menggiling, dan memberinya selai kacang yang halus. 

Cara tersebut akan membantu anak-anak mencerna dengan mudah. Sebab, kondisi pencernaan mereka belum sempurna layaknya orang dewasa. 

Sayuran dan Buah-buahan 

Sayur dan buah juga menjadi makanan sehat untuk anak-anak batita ya, Moms. Jenis sayur yang dimaksud adalah sayur-sayuran yang berwarna hijau. Adapun buah yang dianjurkan adalah yang berwarna orange. 

Cara pengolahannya bisa dilakukan dengan cara dimasak atau dimakan secara langsung. Moms bisa memasak sayuran dengan menambahkannya sedikit lemak. Tujuannya sebagai tambahan energi untuk si Kecil. Sedangkan untuk buah-buahan bisa dikonsumsi langsung. 

Kedua jenis makanan tersebut mengandung tinggi serat dan vitamin yang diperlukan tubuh. Oleh karenanya, UNICEF menganjurkan untuk memberikannya pada si Kecil setiap hari tanpa terkecuali. 

Itulah beberapa jenis makanan yang harus diberikan pada anak usia 2 tahun ya, Moms. Selain makanan tersebut, Moms juga bisa menambahkan berbagai jenis makanan lain, baik sebagai makanan utama maupun cemilan. Namun dengan catatan harus yang aman bagi anak-anak. 

Baca Juga: Lapar Tapi Tak Selera Makan, Kenapa?

Tips Makan Sehat untuk Anak 2 Tahun 

Apabila si Kecil susah untuk makan, Moms bisa menerapkan tips makan sehat untuk anak 2 tahun, loh. Pasalnya, ada beberapa tips yang sangat direkomendasikan, termasuk oleh UNICEF. 

Beberapa tips yang bisa Moms terapkan di rumah seperti berikut.

Mengatur Waktu Makan 

Waktu makan harus diatur untuk memastikan bahwa si Kecil makan sehat ya, Moms. Pasalnya, waktu akan sangat memengaruhi kebiasaan anak. Seperti disebutkan bahwa makan bisa dilakukan sebanyak 3-4 kali dalam sehari. 

Kondisi tersebut bisa Moms jadwalkan, yaitu menjadi waktu pagi, siang, dan sore. Antara waktu makan tersebut bisa diselingi dengan cemilan. 

Waktu makan yang diatur sedemikian rupa membuat anak-anak menjadi terbiasa makan di waktu tersebut. Selain itu, mereka juga akan makan saat kondisi sudah lapar. Hasilnya, mereka akan menghabiskan makanannya. 

Oleh karenanya, dengan memastikan bahwa anak sudah dalam kondisi lapar maka ia akan memakan makanan yang diberikan. 

Berikan ASI atau Minuman Setelah Makan 

Tips selanjutnya adalah memberikan ASI atau minum setelah anak selesai makan ya, Moms. Pasalnya, dengan memberikannya sebelum makan justru akan lebih cepat kenyang. Akibatnya, anak-anak tidak mau makan atau menghabiskan makanannya. 

Selain itu, anak usia 2 tahun juga harus mengonsumsi makanan padat terlebih dahulu. Meski demikian, Moms bisa mencampurkan dengan makanan yang teksturnya lembut. Hal ini akan membuat mereka lebih familiar terhadap makanannya. 

Melakukan cara ini termasuk salah satu usaha agar si Kecil makan sehat. 

Memberikan Makanan yang Disukai 

Moms, siapa sih yang akan menolak makanan yang disukainya? Anak-anak juga punya makanan yang mereka sukai. Makan sehat bisa Moms berikan dengan cara memberikan makanan-makanan yang mereka sukai. 

Tapi, apabila jenis makanan yang disukainya hanya sedikit maka Moms bisa mencampurkan dengan jenis makanan lain. Sebab, kebutuhan akan gizi makanan yang beragam harus tetap dipenuhi. Oleh karenanya, mencampurkan makanan bisa menjadi strategi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. 

Baca Juga: Cara Mengatasi Pusing dan Tidak Nafsu Makan Bersamaan.

Hindari Memaksa 

Makan sehat juga harus dilakukan tanpa memaksa ya, Moms. Sebab, tindakan memaksa justru akan menghasilkan trauma bagi si Kecil. Hal ini bisa diatasi dengan sikap orang tua yang lebih tenang dan bisa menerima keadaan. 

Pasalnya, penolakan makanan yang dilakukan anak-anak sebenarnya tidak jarang terjadi. Tapi, kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Oleh karenanya, Moms sangat disarankan untuk tidak memaksa keadaan. 

Itulah beberapa tips makan sehat untuk anak 2 tahun. Moms bisa menerapkannya di rumah untuk si Kecil. Tapi, apabila anak usia 2 tahun ke atas susah makan, Moms bisa memberikan ia multivitamin Vitummy

Sebab, Vitummy mengandung formula Selenium Silver Pro yang dapat membantu meningkatkan nafsu makan dan daya tahan tubuhnya. Selain itu, juga karena Vitummy dibuat dari bahan herbal alami. 

Oleh karenanya, memberikan Vitummy secara rutin akan membantu si Kecil meningkatkan nafsu makannya. Yuk, dapatkan produknya sekarang juga melalui website resminya di www.maduvitummy.id! 

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?