Sakit Dada Sebelah Kiri? Penyakit Jantung Bukan?

Sebagian dari mommies mungkin pernah merasakan sakit dada sebelah kiri secara tiba-tiba. Sakit dada sebelah kiri pun sering sekali dikaitkan dengan serangan jantung dan kerap membuat panik penderitanya.

Padahal, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan lain, seperti masalah pada paru-paru, gangguan pencernaan, masalah pada otot, dan kondisi psikis (seperti serangan panik atau cemas).

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami gejala penyakit jantung dan gejala penyakit lainnya yang bisa menyebabkan sakit dada sebelah kiri. Dengan begitu, moms bisa mengetahui kondisi mana yang membutuhkan penanganan medis dengan segera.

Berikut ini adalah penyebab sakit dada sebelah kiri yang berkaitan dengan jantung dan masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: Sering Mual dan Sakit Perut, Coba Yuk Kenali Ciri-Ciri Penyakit Maag

Sakit Dada Sebelah Kiri yang Terkait dengan Penyakit Jantung

sakit dada sebelah kiri

Dilansir dari Siloam Hospital, sakit dada sebelah kiri karena penyakit jantung biasanya akan menimbulkan gejala lain, seperti keringat dingin, sesak nafas, mengi, mual, dan muntah.

Hal tersebut terjadi karena aliran darah menuju otot jantung terhambat secara mendadak sehingga menimbulkan nyeri pada dada.

Selain itu, menurut Rumah Sakit Mitra Keluarga, sakit dada sebelah kiri karena penyakit jantung biasanya akan menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti dada terasa ditekan, diremas, terbakar, maupun terasa berat di bagian tengah dada atau di dada sebelah kiri.

Lokasi sakit dada yang berhubungan dengan penyakit jantung pun biasanya terjadi di beberapa titik, seperti:

  • Sakit di belakang tulang dada.
  • Sakit di belakang tulang dada dan menjalar ke leher.
  • Sakit dari dada ke bahu dan lengan.
  • Sakit dada menjalar ke rahang.
  • Sakit dada kiri bawah di ulu hati, terkadang sakit ini sering ditafsirkan sakit maag.
  • Sakit di daerah punggung di antara kedua belikat.

Sakit Dada Sebelah Kiri yang Tidak Berkaitan dengan Sakit Jantung

sakit dada sebelah kiri

Selain karena penyakit jantung, sakit dada sebelah kiri pun bisa disebabkan oleh kondisi medis lainnya.

Adapun sakit dada yang tidak berkaitan dengan sakit jantung adalah:

  • Mulut terasa asam.
  • Sakit yang hanya terjadi setelah menelan atau setelah makan.
  • Sulit menelan.
  • Sakit dada sebelah kiri saat menarik napas dalam atau saat batuk.
  • Sakit yang disertai ruam.
  • Demam.
  • Panas dingin.
  • Pilek.
  • Perasaan panik atau cemas.
  • Bernafas terlalu cepat dan terlalu dalam.
  • Sakit dada sebelah kiri sampai menjalar ke punggung.
  • Mulas dan sensasi terbakar yang menyakitkan di belakang tulang dada.
  • Khusus untuk penderita penyakit gula, dimana seringkali penyakit jantung koroner tidak memiliki gejala, kesadaran untuk pemeriksaan rutin kondisi jantung sangat dianjurkan.

Namun, khusus untuk penderita penyakit gula, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kondisi jantung secara berkala karena penyakit jantung sering tidak menimbulkan gejala.

Penyebab Sakit Dada Sebelah Kiri

vitummy | Sakit Dada Sebelah Kiri? Penyakit Jantung Bukan?

Selain mengetahui gejala sakit dada sebelah kiri yang berkaitan dengan jantung dan non-jantung. Sakit dada sebelah kiri pun bisa disebabkan oleh beberapa gangguan kesehatan, seperti:

Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung tiba-tiba terhambat. Sakit dada sebelah kiri karena kondisi ini biasanya menimbulkan gejala dada terasa seperti tertekan atau tertindih.

Adapun gejala lain dari serangan jantung adalah:

  • Nyeri dada sebelah kiri yang menjalar ke lengan bagian kiri, rangang, leher, punggung, dan perut.
  • Pusing.
  • Keringat dingin.
  • Sesak napas.
  • Mual atau muntah.
  • Rasa cemas yang luar biasa dan hampir seperti serangan panik.
  • Batuk atau mengi.

Angina

Dilansir dari Primaya Hospital, angina merupakan kondisi saat dada tiba-tiba terasa sakit dan tidak nyaman seperti diremas atau ditekan dengan sangat kuat.

Selain itu, menurut Siloam Hospital, angina atau yang lebih dikenal dengan sebutan angin duduk merupakan sakit dada sebelah kiri yang disebabkan oleh kurangnya asupan oksigen menuju jantung.

Angina perlu diwaspadai karena merupakan salah satu gejala penyakit jantung koroner.

Kardiomiopati

Dilansir dari Hermina Hospital, kardiomiopati merupakan penyakit yang disebabkan oleh kelainan pada otot jantung.

Kondisi ini menyebabkan berkurangnya kemampuan jantung untuk memompa darah karena otot jantung menebal dan kaku.

Kardiomiopati ini bisa menimbulkan nyeri dada sebelah kiri, serta menimbulkan gejala lain, seperti sesak napas dan sakit kepala.

Perikarditis

Perikarditis merupakan kondisi yang terjadi karena iritasi atau peradangan pada perikardium (dua lapisan tipis di sekeliling jantung).

Kondisi ini bisa menimbulkan sakit dada sebelah kiri dan tengah yang disertai sensasi rasa seperti tertusuk.

Miokarditis

Miokarditis merupakan peradangan pada otot jantung yang ditandai dengan nyeri pada dada bagian kiri yang disertai dengan keluhan lain, seperti sesak napas, aritmia, dan kelelahan.

Kondisi ini bisa melemahkan jantung dan menyebabkan kerusakan permanen pada otot jantung sehingga butuh untuk mendapatkan penanganan tepat dengan segera.

Gangguan Pada Saluran Pencernaan

sakit dada sebelah kiri

Selain karena kondisi kesehatan jantung, sakit dada sebelah kiri juga bisa terjadi karena ada gangguan pada sistem pencernaan, yaitu penumpukan gas dan GERD (gastroesophageal reflux disease).

Gas yang menumpuk di usus bisa menimbulkan rasa sakit di dada. Kondisi ini umumnya disertai dengan keluhan perut kembung, sering kentut, dan sering bersendawa.

Sementara GERD terjadi karena melemahnya katup yang berada di antara lambung dan kerongkongan bagian bawah.

Kondisi ini menyebabkan rasa panas serta iritasi pada saluran pencernaan atas. Nah, tulang dada yang ada tepat di depan beberapa organ pencernaan pun akan membuat dada terasa nyeri ketika iritasi pada sistem pencernaan.

Masalah Pada Paru-Paru

sakit dada sebelah kiri

Moms nyeri dada sebelah kiri juga bisa disebabkan oleh masalah pada paru-paru, seperti pneumonia, emboli paru, dan pneumotoraks.

Pneumonia

Dilansir dari Siloam Hospital, pneumonia merupakan masalah pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau fungi.

Kondisi ini biasanya menimbulkan gejala seperti rasa nyeri seperti tertusuk pada dada, terutama ketika penderitanya sedang bernapas panjang atau batuk.

Pneumonia ini memerlukan perawatan medis sesegera mungkin karena bisa menyebabkan kesulitan bernapas, bahkan bisa mengancam jiwa.

Emboli Paru

Selain pneumonia, nyeri dada sebelah kiri juga bisa disebabkan oleh masalah pada paru-paru, seperti emboli paru.

Emboli paru merupakan kondisi di mana salah satu pembuluh arteri pada paru-paru mengalami penyumbatan karena adanya gumpalan darah.

Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri dada sebelah kiri, sesak napas, tekanan darah rendah, hingga batuk darah.

Pneumotoraks

Pneumotoraks merupakan kondisi ketika udara terkumpul pada rongga tipis di antara paru-paru dan dinding dada yang disebut dengan pleura.

Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri pada kedua sisi dada karena tekanan udara yang terjebak di dalam rongga paru membuat paru mengempis.

Serangan Panik

Nyeri dada sebelah kiri juga bisa disebabkan oleh serangan panik yang berlebihan. Hal ini dikarenakan ketika panik detak jantung akan meningkat lebih cepat sehingga memicu rasa nyeri pada dada.

Tak hanya itu, serangan panik juga bisa disertai dengan gejala lain, seperti keringat berlebih, sesak napas, mual, dan pusing.

Stress

Moms, dilansir dari beberapa laman kesehatan, seperti Halodoc dan SehatQ, nyeri dada sebelah kiri bisa dipicu oleh stres.

Cedera Tulang Rusuk

Nyeri dada sebelah kiri bisa disebabkan oleh adanya cedera tulang rusuk, seperti keretakan, patah, atau memar.

Kondisi tersebut bisa menimbulkan rasa sakit yang luar biasa ketika bernapas atau batuk.

Itulah informasi tentang sakit dada sebelah kiri. Untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang pola asuh atau kesehatan anak, selalu kunjungi laman blog kami pada website maduvitummy.id.

Madu Vitummy merupakan madu yang mengandung ekstrak rempah-rempah pilihan, seperti temulawak, temu hitam, bawang putih, dan pepaya yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah anak dari risiko infeksi cacingan.

Yuk, rutin minum Madu Vitummy sehari dua kali untuk mendapatkan daya tahan tubuh yang kuat dan bebas cacingan.


Share on:

Seorang pembelajar yang tertarik dengan hal-hal kesehatan dan digital, serta gemar dalam membuat konten artikel terkait gaya hidup sehat.

Tinggalkan komentar