logo madu vitummy
Search
Close this search box.

Waktu Terbaik Minum Vitamin Penambah Nafsu Makan, Jangan Keliru

waktu terbaik minum vitamin penambah nafsu makan

Nafsu makan anak yang terus menurun memang sering membuat orang tua panik ya, Moms? Pasalnya, asupan nutrisi dari makanan si Kecil punya peran yang sangat penting bagi tubuh, seperti untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. 

Mereka yang nafsu makannya menurun berarti mengurangi asupan nutrisi dalam tubuh. Kondisi ini ternyata bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu, Moms perlu memberikan vitamin untuk nafsu makannya. 

Lalu, kapan waktu terbaik minum vitamin penambah nafsu makan? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Kapan Anak Membutuhkan Vitamin Penambah Nafsu Makan? 

Menurut Angela C. Mattke, M.D. dalam laman Mayo Clinic, anak-anak yang sehat sebenarnya tidak membutuhkan suplemen tambahan ya, Moms. Kondisi ini bisa dilihat dari pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya yang cepat dan normal. 

Tapi, tidak semua anak ada pada kondisi kesehatan terbaik. Oleh karenanya diperlukan tambahan multivitamin untuk meningkatkan nafsu makannya, sehingga kebutuhan nutrisi dalam tubuhnya tercukupi. 

Lalu, kapan waktu terbaik minum vitamin penambah nafsu makan? Sebelum itu, berikut ada beberapa kondisi yang perlu Moms ketahui saat si Kecil memerlukan asupan vitamin penambah nafsu makan. 

Kapan anak membutuhkan vitamin penambah nafsu makan

1. Saat Kekurangan Nutrisi dalam Tubuh 

Nafsu makan yang buruk dan terjadi dalam waktu relatif lama menyebabkan kekurangan nutrisi dalam tubuh anak ya, Moms. Kondisi seperti ini apabila terus dibiarkan akan mengakibatkan malnutrisi. 

Malnutrisi menurut Kemenkes RI adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi. Kekurangan nutrisi ini terjadi, baik dalam jumlah yang cukup maupun berlebihan. 

Salah satu kasus malnutrisi pada anak yang sering terjadi merujuk pada kekurangan gizi. Faktornya adalah tidak nafsu makan dalam waktu yang lama. Oleh karenanya, si Kecil yang ada dalam kondisi ini memerlukan vitamin penambah nafsu makan. 

2. Mengalami Keterlambatan Pertumbuhan Fisik 

Anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan fisik yang pesat. Tapi, tidak sedikit dari mereka yang punya masalah, salah satunya keterlambatan pertumbuhan fisik. Penyebabnya adalah tidak terpenuhinya gizi dalam tubuh. 

Dilansir dari Jurnal e-Clinic, anak kurang gizi memang berpotensi mengalami gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan mentalnya. 

Salah satu faktor penyebab terjadinya kondisi tersebut adalah nafsu makan yang menurun pada anak-anak. 

3. Alergi Terhadap Makanan 

Alergi bisa dialami oleh anak-anak, misalnya terhadap beberapa jenis makanan. Moms pasti pernah melihat bahwa ada beberapa anak yang tidak bisa minum susu karena alergi. Terutama, mereka punya intoleransi laktosa. 

Dilansir dari laman Siloam Hospitals, intoleransi laktosa adalah gangguan pencernaan yang terjadi karena tubuh tidak mampu mencerna laktosa dengan baik. Akibatnya, si Kecil bisa mengalami gejala, seperti perut kembung, nyeri perut, diare, dan sering buang angin. 

Anak-anak yang intoleransi laktosa tentunya tidak bisa minum susu. Padahal, susu mengandung tinggi kalsium dan vitamin D yang sangat diperlukan dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya. 

Oleh karena itu, multivitamin kemudian diperlukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut ya, Moms. 

4. Memiliki Masalah Kesehatan Tertentu 

Masalah kesehatan sangat riskan dialami oleh anak-anak ya, Moms. Seperti dilansir dari laman What to Expect, penyakit kronis yang termasuk masalah kesehatan tertentu menjadi pertimbangan orang tua memberikan vitamin penambah nafsu makan. 

Menurut laman Hellosehat, ada beberapa masalah kesehatan yang bisa membuat anak jadi susah makan, seperti berikut. 

  • sariawan 
  • flu 
  • ruam di kulit 
  • radang tenggorokan 
  • demam 
  • infeksi saluran kencing 

Anak-anak yang mengalami berbagai masalah tersebut umumnya memiliki nafsu makan yang buruk. Oleh karena itu, perlu multivitamin untuk memperbaikinya agar kebutuhan nutrisi dalam tubuhnya tetap terpenuhi. 

5. Susah Buang Air Besar (Sembelit) 

Sembelit adalah kondisi seseorang, baik anak-anak maupun orang dewasa mengalami kesulitan dalam proses buang air besar (BAB). Kondisi ini disebabkan oleh penurunan aktivitas usus. 

Akibatnya pada anak-anak adalah rasa tidak nyaman di tubuh. Pengaruhnya adalah menyebabkan nafsu makan mereka menurun. 

Selain itu, sembelit juga menyebabkan anak yang biasanya buang air besar setiap hari bisa jadi seminggu sekali. Kebiasaan ini akan memengaruhi nafsu makannya. Bahkan pada beberapa kondisi tertentu, anak jadi tidak ingin mencoba jenis makanan baru. 

Sehingga, Moms bisa mempertimbangakn untuk memberikan multivitamin penambah nafsu makan. 

6. Diare 

Selain sembelit, ada gangguan pencernaan lainnya yang memicu turunnya nafsu makan pada anak-anak. Masalah yang dimaksud adalah diare. Menurut laman Hello Sehat, diare merupakan penyakit akibat infeksi virus atau bakteri. 

Anak-anak yang mengalami diare akan kehilangan cairan dalam tubuh dalam jumlah yang banyak. Kondisi ini memicu dehidrasi, rasa lemas, tidak bertenaga. 

Mereka yang mengalami kondisi tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi Moms untuk memberikan multivitamin tambahan. Terutama yang bertujuan untuk meningkatkan nafsu makannya. 

Tubuh yang sedang dalam kondisi tersebut membutuhkan banyak asupan makanan dan nutrisi. Oleh karena itu, meningkatkan nafsu makannya menjadi upaya yang sangat dianjurkan. 

7. Tipe Pemilih Makanan 

Pemilih terhadap beberapa jenis makanan tertentu memang kerap dilakukan oleh anak-anak ya, Moms. Apabila terus-terusan dituruti maka meningkatkan risiko mereka kekurangan nutrisi dalam tubuh. 

Pasalnya, semakin beragam jenis makanan yang dikonsumsi akan mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tubuh. Sebaliknya, semakin sering mengonsumsi jenis makanan yang sama menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi tertentu. 

Membiarkan kondisi tersebut bisa mengakibatkan beberapa hal berikut. 

  • kekurangan zinc dan zat besi 
  • sembelit 
  • pertumbuhan yang terhambat 

Apabila si Kecil mengalami salah satu atau bahkan ketiganya maka Moms sudah sebaiknya mempertimbangkan untuk memberikan multivitamin. 

Penyebab Nafsu Makan Anak Menurun 

Nafsu makan anak memang sering naik turun ya, Moms. Nah, yang sering dikhawatirkan sebagian besar orang tua adalah saat nafsu makan si Kecil menurun. Pasalnya, kondisi ini akan memengaruhi asupan nutrisinya dalam tubuh. 

Nah, sebenarnya apa sih Moms penyebab nafsu makan anak menurun tiba-tiba? Dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa alasan seperti berikut. 

1. Melambatnya Peningkatan Berat Badan 

Dilansir dari laman National Library of Medicine, anak-anak usia dua hingga lima tahun ternyata melewati proses melambatnya peningkatan berat badan loh, Moms. 

Umumnya, berat badan mereka bertambah 1-2 kg dan 6–8 cm per tahun. Tapi, semakin bertambahnya umur hingga si Kecil usia lima tahun, tambahan berat badan tersebut terus menurun. 

Pada periode tersebut, anak-anak ternyata mengalami penurunan nafsu makan nih, Moms. Oleh karenanya, setiap orang tua perlu waspada agar tidak memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan mereka, terutama jika dibiarkan. 

2. Tidak Enak Badan  

Sakit adalah proses yang sering dilewati anak-anak. Kondisi ini disebabkan sistem daya tahan tubuhnya yang belum kuat layaknya orang dewasa. Akibatnya, tubuh belum mampu melawan berbagai patogen penyebab sakit. 

Mereka yang sedang sakit umumnya mengalami nafsu makan. Pasalnya, sistem pencernaannya terganggu dan memberikan rasa tidak nyaman. Hasilnya, mereka menjadi tidak berselera makan atau nafsu makannya menurun. 

3. Sensitif Terhadap Makanan Tertentu 

Jenis makanan yang dikonsumsi anak-anak memang berbeda dengan orang dewasa ya, Moms. Hal ini berkaitan dengan sistem pencernaannya yang belum terlalu sempurna. Oleh karenanya, beberapa jenis makanan bisa menjadi sensitif bagi mereka. 

Nah, mengonsumsi makanan yang sensitif menyebabkan pencernaannya menjadi tidak nyaman. Menurut laman Care Option for Kids, kondisi seperti ini umumnya menyebabkan nafsu makan mereka menurun. 

4. Mengonsumsi Antibiotik 

Kondisi tidak enak badan yang dialami si Kecil biasanya memicu Moms untuk memberikan antibiotik. Perlu Moms ketahui, beberapa anak yang mengonsumsi antibiotik justru menyebabkan nafsu makannya menurun. 

Sebab, ada beberapa jenis obat antibiotik yang dapat menimbulkan efek samping. Menurut laman Klik Dokter, salah satu efeknya adalah berkurangnya nafsu makan atau keinginan untuk makan. 

Oleh karenanya, memberikan antibiotik pada si Kecil harus sesuai rekomendasi dari dokter ya, Moms! 

5. Susah Buang Air Besar (Sembelit) 

Anak-anak tidak lepas dari salah satu gangguan penyakit yang satu ini, yaitu sembelit. Nyatanya, mereka yang mengalami sembelit akan merasa tidak selera makan. Kondisi ini dikarenakan perutnya yang begah dan merasa tidak nyaman. 

6. Depresi 

Kondisi nafsu makan anak yang terus menurun tidak terlepas dari depresi. Penyebabnya sering dikarenakan adanya paksaan dari orang tua. 

Bahkan, beberapa dari orang tua memaksa si Kecil untuk makan dalam jumlah yang banyak. Padahal, cara memaksa tersebut sering membuat anak menjadi trauma. 

Waktu Terbaik Minum Vitamin Penambah Nafsu Makan, Bolehkah Minum Tiap Hari?

madu herbal vitummy suplemen penambah nafsu makan

Menurut dr. Andreas dalam laman Hai Bunda, mengonsumsi suplemen yang isinya zat besi atau vitamin D boleh dilakukan setiap hari. Sebab, keduanya tidak bisa diproduksi oleh tubuh. 

Selain itu, kebutuhan akan nutrisi lainnya bisa dipenuhi dengan asupan makanan bergizi seimbang. Namun, apabila asupan makanan bergizi tidak terpenuhi maka perlu memberikan asupan vitamin tambahan. 

Salah satu yang bisa Moms lakukan adalah memberikan Madu Vitummy. Vitamin untuk penambah nafsu makan yang terbuat dari bahan herbal seperti madu hutan asli dan ekstrak bahan alami.

Pasalnya, ekstrak bahan alami yang ada di dalamnya, seperti ekstrak buah pepaya, bawang putih, temulawak, temu hitam, dan rasa jeruk. Berbagi ekstrak alami ini kemudian diformulasikan sehingga menghasilkan formula Selenium Silver Pro. 

Formula dalam vitummy tersebut membantu meningkatkan nafsu makan anak dan meningkatkan daya tahan tubuhnya. Adapun waktu terbaik minum vitamin penambah nafsu makan ini bisa dilakukan sebelum makan sebanyak dua kali sehari. 

Namun, pastikan menyesuaikan dengan aturan minum produknya juga. Untuk vitummy, Moms bisa cek petunjuk vitummy diminum kapan?

Selain itu, Madu Vitummy juga tidak memberikan efek samping, sehingga aman dikonsumsi setiap hari. Yuk, berikan Vitummy untuk menambah nafsu makan anak tanpa efek samping, Mom! 

Tips Lainnya: Bolehkah Minum Vitamin Saat Sedang Diare?

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?