Moms, pernah nggak merasa khawatir karena si Kecil terlihat kurus dibanding teman-teman seusianya? Kondisi seperti ini sebenarnya bisa jadi hal yang wajar karena berat badan sering menjadi patokan utama dalam menilai kesehatan si Kecil.
Meski demikian, kurus belum tentu berarti karena kurang gizi, lho! Ada juga kondisi di mana anak tampak ramping, tapi sebenarnya sehat, aktif, dan perkembangan tubuhnya sesuai dengan anak-anak seusianya.
Memahami perbedaan antara kurus yang sehat dengan kurus karena kekurangan gizi itu sangat penti. Sebab, Moms bisa lebih tenang, tahu kapan harus waspada, dan kapan cukup memantau saja tanpa panik. Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
Ciri-ciri Anak Kurus tapi Sehat
Mengacu pada standar pertumbuhan anak menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), tidak semua anak kurus berarti sakit ya, Moms. Beberapa anak memang memiliki metabolisme yang cepat atau bawaan tubuh yang ramping karena faktor keturunan. Selama kebutuhan nutrisi dan aktivitas fisiknya seimbang, tubuh yang terlihat kurus bukan masalah kesehatan.
Tapi, apabila Moms ingin memastikan, bahwa si Kecil meskipun kurus namun sehat maka pahami tanda-tanda berikut:
Aktif dan Lincah dalam Beraktivitas
Si Kecil tetap berlari, bermain, dan melakukan aktivitas sehari-hari dengan semangat tanpa mudah lelah. Ini tanda bahwa energi tubuhnya cukup dan otot serta organ tubuhnya bekerja dengan baik.
Nafsu Makan Baik dan Pola Makan Teratur
Meski tubuhnya ramping, jika si Kecil mau makan dengan lahap, tidak menolak berbagai jenis makanan bergizi, dan jadwal makannya rapi, ini menunjukan kebutuhan nutrisinya tercukupi.
Pertumbuhan Tinggi Badan Sesuai Usia
Salah satu patokan kesehatan yang penting adalah tinggi badan. Bila tinggi badannya sesuai atau mendekati standar pertumbuhan anak seusianya, kemungkinan besar nutrisinya cukup meskipun beratnya terlihat di bawah rata-rata.
Jarang Sakit dan Daya Tahan Tubuh Kuat
Anak yang sehat jarang terkena infeksi, tidak mudah flu, batuk, atau demam. Ini menandakan sistem imun tubuhnya bekerja dengan baik dan nutrisinya mendukung kekebalan tubuh.
Ciri-ciri Anak Kurus karena Kurang Gizi
Berbeda dengan si Kecil yang kurus tapi sehat, kekurangan gizi biasanya terlihat dari tanda-tanda yang lebih serius dan mempengaruhi tumbuh kembangnya ya, Moms. Seperti dilansir dari laman Ciputra Hospital, salah satu tanda utama anak kekurangan gizi adalah tinggi dan berat badan yang tidak sesuai dengan usianya.
Berikut beberapa karakteristik anak kurus karena kurang gizi yang perlu Moms perhatikan:
Anak Terlihat Lemah dan Kurang Aktif
Anak yang kekurangan gizi sering tampak lemas, tidak bersemangat bermain, atau lebih banyak diam dibanding anak seusianya. Jika si Kecil jarang bergerak aktif padahal biasanya lincah, ini bisa menjadi tanda asupan nutrisinya tidak tercukupi ya, Moms.
Nafsu Makan Menurun
Si Kecil mungkin kehilang minat makan, bahkan terhadap makanan favoritnya. Mereka bisa menolak makan atau hanya mau makan dalam porsi sangat kecil. Bila ini terjadi terus menerus, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
Pertumbuhan Tinggi dan Berat Badan Terlambat
Salah satu tanda anak kurang gizi adalah mengalami kenaikan berat badan yang sangat lambat sekaligus pertambahan tinggi badan yang tidak sesuai standar usianya, sehingga pakaiannya tetap muat dalam waktu lama dan posturnya terlihat lebih kecil dibanding teman seusianya, meski sudah makan dengan baik.
Anak Kurus tapi Tinggi
Moms, kalau si Kecil terlihat kurus tapi tinggi, orang tua tidak perlu panik. Kondisi ini sering dipengaruhi faktor genetik. Selain itu, beberapa anak mempunyai metabolisme tubuh yang cepat sehingga kalori nya lebih cepat terbakar dan lemak tidak banyak tersimpan, tapi kebutuhan energinya tercukupi.
Si Kecil yang aktif bergerak atau berolahraga pun cenderung terlihat lebih ramping. Selama tinggi badannya sesuai atau di atas standar pertumbuhan. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), indikator pertumbuhan anak yang sehat bukan semata dari berat badan saja, tapi gabungan antara berat, tinggi, usia, dan perkembangan secara keseluruhan.
Jadi, Moms cukup memantau perkembangannya lewat Kartu Menuju Sehat (KMS) atau konsultasi rutin dengan dokter anak untuk memastikan tumbuh kembang si kecil tetap optimal.
Ciri-ciri Anak Kurus karena Keturunan
Moms, anak yang kurus karena keturunan biasanya sehat-sehat saja dan tumbuh kembangnya tetap normal. Postur tubuh yang ramping ini lebih dipengaruhi faktor genetik, bukan masalah gizi. Berikut ciri-ciri yang bisa Moms perhatikan:
Berat Badan di Batas Bawah Normal, Tapi Konsisten Naik
Si Kecil mungkin terlihat lebih ringan dibanding teman sebayanya, tetapi grafik berat badannya tetap naik sesuai usianya. Artinya, meski angka di timbangan kecil, proses tumbuh kembangnya tetap berjalan baik.
Tinggi Badan Sesuai Standar Pertumbuhan
Si Kecil memang terlihat kurus, tetapi pertambahan tingginya normal dan sesuai grafik pertumbuhan anak seusianya. Ini menunjukkan nutrisi yang masuk cukup untuk mendukung panjang tulang dan perkembangan fisik secara umum.
Aktif, Lincah, dan Jarang Sakit
Anak yang kurus karena genetik tetap punya energi cukup untuk berlari, bermain, dan belajar. Ia juga tidak mudah terkena flu, batuk, atau infeksi lainnya.
Nafsu Makan Baik
Meski badannya kurus, anak mau makan berbagai jenis makanan bergizi dan tidak mengalami penurunan selera makan. Ini tanda kebutuhan nutrisi hariannya terpenuhi, hanya saja tubuhnya memang tidak menyimpan banyak lemak.
Riwayat Keluarga dengan Tubuh Ramping
Jika Moms atau anggota keluarga lain, memiliki postur tubuh yang cenderung kecil atau kurus secara alami, besar kemungkinan si Kecil mewarisi bentuk tubuh yang sama. Faktor genetik ini biasanya sangat kuat memengaruhi bentuk tubuh anak, selama asupan nutrisinya tetap baik.
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), selama perkembangan fisik, motorik, dan kognitif anak sesuai tahapan usianya, tubuh ramping bukanlah tanda gangguan gizi. Pemantauan rutin lewat Kartu Menuju Sehat (KMS) atau konsultasi berkala dengan dokter anak sudah cukup untuk memastikan tumbuh kembang si Kecil optimal dan Moms tidak perlu khawatir berlebihan selama tanda-tanda kesehatannya baik.
Selain itu, untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya, Moms juga bisa memberikan Vitummy Fruveggie. Madu herbal dengan kandungan serat alami ini membantu memenuhi nutrisi harian serta kebutuhan serat alami si Kecil. Yuk, dapatkan produknya sekarang juga untuk bantu penuhi kebutuhan nutrisi harian anak!







