logo madu vitummy
Search
Close this search box.

Cara Agar Tidak Ngantuk Saat Belajar, Bisa dari Hal Sederhana Ini

cara agar tidak ngantuk saat belajar

Siapa di antara kita yang tidak pernah merasakan ngantuk saat belajar sih? entah itu saat belajar di kelas sekolah pagi, atau belajar di malam hari. Pasti hampir semua pernah mengalami hal ini ya, Moms. 

Terutama nih, buat si Kecil yang sedang aktif-aktifnya beraktivitas di luar. Sebab, aktivitasnya sering memicu lelah, sehingga ngantuk ketika belajar. 

Meski begitu, Moms jangan khawatir! Ada banyak cara agar tidak ngantuk saat belajar yang bisa ditempuh untuk menghilangkan ngantuk di waktu belajar, terutama di pagi hari.

Yang Bikin Ngantuk Saat Belajar

Yang Bikin Ngantuk Saat Belajar

Ngantuk saat belajar adalah masalah umum yang sering dialami oleh banyak orang, termasuk anak-anak dan remaja ya, Moms. Ketika merasa ngantuk, konsentrasi dan fokus menjadi terganggu. 

Kondisi tersebut pada gilirannya dapat menghambat proses belajar dan memahami informasi. 

Nah, berikut ada beberapa penyebab ngantuk saat belajar dilansir dari berbagai sumber. 

  • Kurang Tidur atau Tidur yang Tidak Cukup

Salah satu penyebab utama ngantuk saat belajar adalah kurang tidur atau tidur yang tidak cukup. Menurut National Sleep Foundation, anak-anak usia sekolah dasar dan remaja memerlukan antara 9 hingga 12 jam tidur setiap malamnya. 

Jika mereka tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, mereka cenderung merasa ngantuk dan kurang fokus saat belajar.

  • Kualitas Tidur yang Buruk

Tidak hanya jumlah tidur yang penting, tetapi juga kualitas tidur. Gangguan tidur seperti insomnia atau tidur yang terganggu dapat menyebabkan seseorang merasa tidak segar dan ngantuk saat bangun tidur. 

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Sleep Health, kualitas tidur yang buruk berhubungan dengan peningkatan kelelahan dan kelesuan selama aktivitas belajar.

  • Kebiasaan Tidur yang Tidak Teratur

Kebiasaan tidur yang tidak teratur, seperti tidur larut malam dan bangun terlalu pagi atau tidur siang yang terlalu lama, juga dapat menyebabkan ngantuk saat belajar. 

Menurut American Academy of Sleep Medicine, menjaga jadwal tidur yang teratur dan konsisten membantu menjaga kualitas dan kuantitas tidur yang optimal, sehingga mengurangi risiko merasa ngantuk saat belajar.

  • Pola Makan yang Tidak Sehat

Pola makan yang tidak sehat juga dapat berkontribusi terhadap rasa ngantuk saat belajar. Konsumsi makanan berat yang tinggi karbohidrat sederhana dan gula dapat menyebabkan lonjakan energi yang singkat, diikuti oleh penurunan energi yang drastis. 

Makanan berat dan berlemak juga memerlukan lebih banyak energi untuk dicerna, yang dapat membuat seseorang merasa lelah dan ngantuk. Sebaliknya, makanan sehat yang kaya akan serat, protein, dan nutrisi dapat memberikan energi yang stabil dan bertahan lama.

  • Kebiasaan Kurang Bergerak

Kurangnya aktivitas fisik atau kebiasaan kurang bergerak juga dapat menyebabkan rasa ngantuk saat belajar. Aktivitas fisik membantu meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan fokus. 

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), anak-anak dan remaja seharusnya mendapatkan setidaknya 60 menit aktivitas fisik setiap hari untuk menjaga kesehatan fisik dan mental mereka.

  • Lingkungan Belajar yang Tidak Mendukung

Lingkungan belajar yang tidak mendukung juga dapat memicu ngantuk saat belajar. Pencahayaan yang terlalu redup atau terlalu terang, suhu ruangan yang tidak nyaman, serta gangguan eksternal seperti kebisingan atau suara yang berlebihan dapat mengganggu konsentrasi dan membuat seseorang merasa ngantuk. 

Menciptakan lingkungan belajar yang tenang, nyaman, dan bebas dari gangguan dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus saat belajar.

  • Stres dan Kecemasan

Stres dan kecemasan juga dapat menjadi penyebab ngantuk saat belajar. Menurut Anxiety and Depression Association of America, tingkat stres yang tinggi dapat menyebabkan gangguan tidur dan kelelahan yang berlebihan. 

Oleh karena itu, penting bagi anak-anak dan remaja untuk belajar cara mengelola stres dan kecemasan dengan baik, seperti dengan melakukan teknik relaksasi atau meditasi.

Demikianlah beberapa penyebab ngantuk saat belajar yang bisa Moms pahami. Dengan mengidentifikasi penyebab ngantuk yang mungkin terjadi dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut, diharapkan Moms bisa menerapkan tips terbaik untuk si Kecil. 

Cara agar Tidak Ngantuk saat Belajar 

Cara agar Tidak Ngantuk saat Belajar di kelas

Setelah mengetahui berbagai penyebab ngantuk saat belajar, kini saatnya Moms menerapkan berbagai tips cara agar tidak ngantuk saat belajar. Tujuannya agar si Kecil bisa lebih efektif dan produktif ketika menerima pelajaran. 

Nah, berikut ada beberapa tips yang sangat direkomendasikan untuk Moms terapkan di rumah. 

1. Tidur Cukup

Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kewaspadaan mental si Kecil saat belajar. Ketika tidur, tubuh akan memulihkan diri dan memperbarui energi yang digunakan selama aktivitas sehari-hari. 

Selain itu, tidur yang cukup juga memungkinkan otak untuk memproses informasi yang diperoleh selama hari tersebut. Anak usia 6-12 tahun sebaiknya tidur selama 9-12 jam setiap malamnya untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya dengan optimal.

2. Mengonsumsi Makanan Sehat

Makanan yang dikonsumsi memiliki dampak langsung terhadap tingkat energi dan kewaspadaan mental. Untuk menjaga agar tidak ngantuk saat belajar, Moms dapat memberikan makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks, protein, serat, serta vitamin dan mineral. 

Misalnya, roti gandum, buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak, ikan, telur, dan produk susu rendah lemak. 

Hindari makanan yang mengandung gula dan lemak jenuh tinggi, karena dapat menyebabkan lonjakan energi yang singkat dan membuat si Kecil cepat merasa lelah.

3. Istirahat Secara Teratur

Istirahat singkat antara sesi belajar dapat membantu menjaga agar si Kecil tetap segar dan fokus. 

Selama istirahat, ajak Si Kecil untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti berjalan-jalan sebentar, minum segelas air putih, atau sekadar mengambil napas segar di udara luar. 

Istirahat yang terjadwal secara teratur juga membantu menjaga agar otak Si Kecil tetap aktif dan mencegah terjadinya kejenuhan saat belajar.

4. Minum Air Putih Secukupnya

Tubuh manusia terdiri sebagian besar dari air, dan kekurangan cairan dapat menyebabkan penurunan tingkat energi dan kewaspadaan. Oleh karena itu, pastikan si Kecil minum air putih secukupnya setiap hari, terutama saat sedang belajar. 

Anak-anak perlu minum sekitar 6-8 gelas air setiap hari untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh mereka. 

Moms juga dapat memberikan buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti semangka dan mentimun, sebagai camilan sehat untuk membantu menjaga tubuh si Kecil tetap terhidrasi.

5. Hindari Konsumsi Kafein

Meskipun kafein dapat memberikan dorongan energi yang singkat, terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat memiliki efek samping yang buruk pada anak-anak, seperti gangguan tidur, peningkatan denyut jantung, dan kegelisahan. 

Hindari memberikan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, atau minuman berenergi kepada si Kecil, terutama saat mereka sedang belajar. 

Sebagai gantinya, berikan minuman yang lebih sehat, seperti jus buah segar atau susu.

6. Ciptakan Lingkungan Belajar yang Nyaman

Lingkungan belajar yang nyaman dan bebas dari gangguan sangat penting untuk membantu si Kecil tetap fokus dan tidak mudah ngantuk. 

Pilihlah tempat belajar yang tenang dan terbebas dari gangguan eksternal, seperti televisi atau permainan video. 

Pastikan juga pencahayaan di ruang belajar cukup terang dan kursi yang digunakan ergonomis agar si Kecil dapat duduk dengan nyaman selama belajar.

7. Lakukan Gerakan Peregangan

Peregangan ringan dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan menjaga agar tubuh tetap segar saat belajar. Ajak si Kecil untuk melakukan beberapa gerakan peregangan sederhana setiap satu jam sekali selama sesi belajar. 

Gerakan seperti meregangkan tangan, leher, dan punggung dapat membantu mengurangi rasa kaku dan ngantuk serta meningkatkan kewaspadaan mental.

8. Pertahankan Motivasi dan Tujuan Belajar

Tujuan yang jelas dan motivasi yang tinggi dapat membantu menjaga si Kecil tetap fokus dan termotivasi saat belajar. 

Bantu si Kecil menetapkan tujuan belajar yang realistis dan berikan pujian serta penghargaan saat mereka mencapainya. 

Dengan memiliki tujuan yang jelas dan motivasi yang tinggi, si Kecil akan lebih termotivasi untuk belajar dengan tekun dan tidak mudah ngantuk. Ini adalah langkah dasar sebelum Moms mencoba berbagai cara agar tidak ngantuk saat belajar seperti di atas.

Moms, dengan menerapkan tips-tips di atas secara konsisten, diharapkan si Kecil dapat belajar dengan lebih efektif dan tetap segar sepanjang hari. 

Selain itu, Moms bisa memberikan yang terbaik untuk Si Kecil dengan Madu Vitummy.  Kandungan nutrisi yang lengkap dan rasa yang lezat membuat Madu Vitummy adalah solusi sempurna untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan si Kecil. 

Jangan biarkan ngantuk mengganggu proses belajarnya ya, Moms. Mulailah hari ini dengan memberikan yang terbaik untuk kesehatan si Kecil dengan Madu Vitummy. 

Dapatkan Madu Vitummy sekarang juga melalui website resminya di www.maduvitummy.id dan rasakan perbedaannya!

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?