Libur sekolah memang jadi momen yang paling dinantikan oleh si Kecil ya, Moms. Banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan, mulai dari jalan-jalan, bermain di luar rumah, hingga bepergian ke luar. Tapi sayangnya, setelah masa liburan usai, tak sedikit Moms yang mengeluh, kenapa ya, anak sering demam setelah libur sekolah?
Yuk, cari tahu penyebab anak sering demam setelah libur sekolah serta tips mencegah anak demam setelah liburan agar si Kecil tetap sehat dan semangat kembali beraktivitas!
Penyebab Anak Sering Demam Setelah Libur Sekolah
Beberapa faktor bisa menjadi pemicu mengapa si Kecil mudah mengalami demam setelah liburan. Berikut penjelasan medisnya ya, Moms:
1. Paparan Virus Baru
Selama liburan, si Kecil kemungkinan lebih banyak bertemu dengan orang baru, terutama saat berkunjung ke tempat wisata atau keramaian. Ini membuat sistem imun si Kecil harus bekerja ekstra dalam menghadapi paparan berbagai jenis virus baru.
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sistem imun anak-anak masih dalam tahap perkembangan sehingga lebih rentan terhadap infeksi, termasuk virus penyebab demam. Oleh karenanya, paparan virus jadi salah satu faktor pemicunya.
2. Perubahan Pola Tidur dan Makan
Selama liburan, pola tidur dan makan anak bisa berubah drastis. Tidur larut malam, sering makan makanan instan atau tinggi gula, serta kurang asupan sayur dan buah bisa melemahkan daya tahan tubuhnya.
Kondisi ini membuat tubuh si Kecil tidak mendapatkan cukup waktu dan nutrisi untuk memulihkan diri, sehingga lebih mudah sakit. Meski demikian, kondisi ini sangat umum dialami.
3. Perjalanan Jauh dan Kelelahan
Jika liburan melibatkan perjalanan jauh, tubuh anak bisa mengalami kelelahan fisik maupun stres. Kelelahan ini dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan memicu gejala seperti demam ringan hingga tinggi.
4. Kembali ke Sekolah akan Bertemu Kuman Baru
Setelah liburan, anak kembali ke lingkungan sekolah yang penuh interaksi dengan teman-temannya. Ini bisa jadi momen “penyegaran” paparan kuman, terutama jika ada anak lain yang sedang batuk, pilek, atau demam.
Baca Juga: Cara Mengatasi Anak Demam Karena Tumbuh Gigi
Tips Mencegah Anak Demam Setelah Liburan
Agar momen kembali ke sekolah tetap menyenangkan, Moms bisa melakukan beberapa tips berikut untuk menjaga kesehatan si Kecil setelah liburan:
1. Jaga Pola Tidur dan Istirahat
Setidaknya 3 hari sebelum masuk sekolah, mulai kembalikan jam tidur anak seperti biasa. Anak usia sekolah dasar sebaiknya tidur 9–11 jam per malam. Waktu istirahat yang cukup membantu memperkuat sistem imun dan menjaga metabolisme tubuh tetap stabil.
2. Perbanyak Asupan Buah dan Sayur
Setelah liburan, pastikan Moms memberikan makanan sehat yang kaya vitamin, seperti buah-buahan tinggi vitamin C (jeruk, kiwi, jambu biji) dan sayuran hijau. Nutrisi tersebut berperan penting dalam melawan infeksi dan mempercepat pemulihan tubuh.
Menurut Kemenkes RI, konsumsi makanan bergizi seimbang sangat dianjurkan untuk meningkatkan imunitas, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan.
3. Cek Suhu dan Kondisi Anak Secara Berkala
Jika anak mulai menunjukkan gejala lemas, rewel, atau tubuhnya hangat, segera cek suhu tubuhnya. Demam ringan biasanya berada di suhu 37,5°C – 38°C. Moms bisa memberikan kompres hangat dan pastikan anak cukup istirahat. Bila suhu mencapai 38°C ke atas dan tidak kunjung turun, sebaiknya konsultasi ke dokter.
4. Hindari Aktivitas Berlebihan di Hari Pertama Sekolah
Hari pertama sekolah setelah libur panjang sebaiknya tidak diisi dengan aktivitas terlalu padat. Moms bisa bantu si Kecil mempersiapkan mental dan fisiknya agar tidak merasa stres atau terlalu lelah.
5. Ajarkan Anak untuk Selalu Cuci Tangan
Meskipun terlihat sepele, mencuci tangan dengan sabun bisa mencegah penularan banyak penyakit, termasuk flu dan demam. Biasakan si Kecil mencuci tangan sebelum makan, setelah bermain, dan setelah dari toilet.
Baca Juga: bolehkah minum paracetamol dan vitamin bersamaan?
Kapan Harus Waspada?
Demam pada anak memang sering kali merupakan reaksi normal tubuh terhadap infeksi. Namun Moms tetap perlu waspada jika:
- Demam berlangsung lebih dari 3 hari
- Suhu tubuh lebih dari 39°C
- Anak tampak sangat lemas, sulit makan atau minum
- Disertai gejala lain seperti ruam, muntah terus-menerus, atau kejang
Jika Moms menemukan tanda-tanda tersebut, segera bawa si Kecil ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Anak sering demam setelah libur sekolah bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti paparan virus baru, kelelahan, hingga perubahan rutinitas. Untuk itu, penting bagi Moms untuk mempersiapkan masa transisi dari liburan ke sekolah dengan cermat.
Dengan memperhatikan pola tidur, asupan gizi, dan menjaga kebersihan si Kecil, risiko demam setelah liburan bisa diminimalisir. Jangan lupa juga untuk selalu memberikan Madu Vitummy dengan formula Selenium Silver Pro, ya Moms.

Formulanya membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Jadi, selamat kembali ke rutinitas, semoga si Kecil tetap sehat dan semangat belajar!






