Musim liburan adalah momen yang paling dinanti-nanti oleh si Kecil. Setelah menjalani rutinitas sekolah yang padat, saatnya mereka bersantai dan bermain sepuasnya.
Namun, di balik keseruan tersebut, Moms perlu waspada karena ada beberapa penyakit anak yang sering terjadi saat musim libur. Mulai dari flu, diare, hingga infeksi saluran pernapasan, semuanya bisa menyerang kapan saja jika imunitas si Kecil menurun.
Agar Moms bisa mempersiapkan diri lebih baik, yuk simak ulasan berikut tentang penyakit-penyakit yang rentan menyerang si Kecil saat liburan, serta tips menjaga kesehatan mereka!
Penyakit Anak yang Sering Terjadi Saat Musim Libur
Melansir berbagai sumber, ada beberapa jenis penyakit anak yang sering terjadi saat musim libur:
1. Influenza atau Flu
Perubahan cuaca dan aktivitas yang meningkat membuat si Kecil lebih rentan terkena flu. Gejalanya berupa demam, pilek, batuk, dan kelelahan. Flu juga sangat mudah menular, terutama saat bermain di tempat umum seperti taman bermain atau tempat wisata indoor.
2. Diare
Jajanan yang tidak higienis selama liburan bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare. Penyebab lainnya adalah konsumsi makanan yang tidak biasa atau minum air yang belum matang.
3. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)
ISPA bisa terjadi karena paparan udara dingin atau terlalu lama di ruangan ber-AC. Selain itu, juga karena tubuh belum beradaptasi secara sempurna dengan lingkungan sekitar. Gejala umumnya meliputi pilek, batuk kering, dan terkadang disertai demam ringan.
4. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Saat musim hujan berbarengan dengan musim liburan, Moms perlu ekstra hati-hati. Genangan air bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab DBD. Pastikan lingkungan sekitar tetap bersih dan bebas jentik nyamuk, ya.
5. Infeksi Kulit
Bermain di luar rumah seperti berenang atau bermain pasir dapat meningkatkan risiko infeksi kulit. Penyebabnya bisa karena bakteri atau jamur yang masuk lewat luka kecil pada kulit si Kecil.
Baca Juga: Penyebab Anak Sering Demam Setelah Liburan
Berapa Lama Waktu Ideal Anak Bermain di Luar Setiap Hari?
Liburan adalah momen emas untuk meningkatkan aktivitas fisik si Kecil. Namun, Moms perlu tahu berapa lama waktu ideal anak bermain di luar setiap hari.
Menurut American Academy of Pediatrics, anak-anak idealnya memiliki waktu bermain fisik minimal 60 menit per hari. Aktivitas ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang fisik, emosional, hingga sosial mereka. Bermain di luar juga membantu meningkatkan produksi vitamin D dari sinar matahari pagi, yang baik untuk kesehatan tulang.
Namun, hindari membiarkan si Kecil bermain di luar terlalu lama, terutama saat cuaca ekstrem atau pada siang hari saat sinar UV sedang tinggi. Gunakan sunblock dan pakaian tertutup jika perlu, Moms.
Apa Saja yang Harus Dipersiapkan oleh Orang Tua?
Agar liburan tetap aman dan menyenangkan, berikut apa saja yang harus dipersiapkan oleh orang tua:
1. Perlengkapan Kesehatan
Sediakan kotak P3K yang berisi termometer, obat penurun panas, plester, antiseptik, dan obat diare ringan yang aman untuk anak-anak. Jangan lupa membawa masker dan hand sanitizer saat bepergian.
2. Pakaian yang Nyaman dan Sesuai Cuaca
Pastikan si Kecil memakai pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca. Baju yang terlalu tipis saat cuaca dingin bisa menyebabkan flu, sedangkan pakaian terlalu tebal saat cuaca panas dapat memicu biang keringat.
3. Perbekalan Makanan dan Minuman
Hindari membeli jajanan sembarangan. Bawalah bekal sehat dari rumah yang terjamin kebersihannya. Pastikan juga si Kecil cukup minum air putih agar tidak dehidrasi selama beraktivitas.
4. Pengawasan Saat Bermain
Selalu awasi si Kecil saat bermain, terutama di tempat umum. Hindari tempat yang terlalu ramai atau memiliki sanitasi buruk. Jika si Kecil bermain dengan anak lain, pastikan mereka dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala seperti batuk atau demam.
Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Si Kecil Saat Liburan
Agar si Kecil tidak mudah sakit selama liburan, Moms bisa menerapkan beberapa tips berikut:
- Pastikan si Kecil tidur cukup, minimal 9–11 jam sehari untuk anak usia sekolah.
- Berikan makanan bergizi seimbang, terutama sayur, buah, dan protein.
- Ajarkan si Kecil mencuci tangan sebelum makan dan setelah bermain.
- Jaga asupan suplemen atau multivitamin bila perlu, misalnya dengan minum Madu Vitummy setiap hari.
Musim liburan seharusnya menjadi waktu menyenangkan bagi si Kecil, bukan malah jadi momen terserang penyakit. Memberikan Madu Vitummy secara rutin menjadikan daya tahan tubuh si Kecil tetap sehat dan ceria sepanjang liburan.

Tetap waspada dan siapkan segala keperluan kesehatan sedini mungkin, ya Moms. Selamat menikmati liburan bersama si Kecil dengan penuh keceriaan dan kesehatan!






