logo madu vitummy
Search
Close this search box.

Belajar Puasa? Kapan Waktu Tepat Ajarkan Pada Anak

Belajar Puasa

Mommies, si kecil sudah mulai bertanya-tanya kapan aku ikutan puasa? Atau mungkin ia sudah mulai ingin dibangunkan untuk makan sahur, tapi mommies masih ragu dan bertanya-tanya apakah ia sudah boleh berpuasa atau belum?

Dilansir dari The Asian Parent, anak sudah bisa dilatih berpuasa sejak ia berusia 4-6 tahun, namun jika mereka terlihat belum siap atau mengalami kesulitan dalam mencoba, moms harus memakluminya karena mereka sedang berlatih puasa, dan belum memiliki kewajiban untuk berpuasa.

Nah, ngomong-ngomong tentang kapan anak belajar puasa, mindy punya beberapa tips nih moms. Yuk simak dalam uraian berikut ini.

Baca Juga: Puasa Sebentar Lagi, Yuk Pahami Syarat Wajib Puasa

Kapan Waktu yang Tepat Ajarkan Anak Puasa

Belajar Puasa

Moms, puasa memang tidak diwajibkan bagi anak-anak yang belum berusia baligh. Meski demikian, anak sebaiknya mulai belajar puasa sejak dini agar ia terlatih dan terbiasa untuk menjalankan ibadah puasa.

Nah, seperti yang kita tahu dan pernah kita alami, orang tua biasanya mulai mengajarkan anak puasa sejak usia taman kanak-kanak atau ketika mulai memasuki Sekolah Dasar, dengan rentang usia 4-7 tahun.

Namun ada juga yang belajar puasa sejak usia 9 tahun, tergantung kondisi kesehatan mental dan fisik anak.

Sebab, setiap anak memiliki kapasitas, kemampuan, dan kondisi fisik yang berbeda-beda sehingga kita tidak bisa menyamaratakan kapan waktu yang tepat untuk anak belajar puasa.

Jadi, jika moms mau mengajarkan si kecil sejak usia 4 tahun atau mungkin 9 tahun juga sah-sah saja.

Cara Bantu Anak untuk Belajar Puasa

vitummy | Belajar Puasa? Kapan Waktu Tepat Ajarkan Pada Anak

Moms, belajar puasa ternyata tidak bisa sembarangan. Agar si kecil bisa belajar puasa dengan lancar moms bisa memulainya secara bertahap. Berikut adalah cara bantu anak untuk belajar berpuasa:

Lakukan Secara Bertahap

Moms, mengajarkan anak puasa pun tidak harus sekaligus dari terbit fajar hingga sebelum menjelang matahari terbenam, namun sebaiknya mengajarkannya secara bertahap.

Misalnya, dari waktu sahur hingga jam 10, kemudian jam 12, jam 3 sore, hingga seterusnya.

Selain itu, karena belajar puasa ini sifatnya masih mengenalkan dan anak belum diwajibkan, maka hindari memaksanya untuk menjalankan puasa full, ya.

Jadi, ketika si kecil mulai terlihat lemas dan dehidrasi, puasanya boleh dibatalkan meski belum mencapai target waktu yang ditentukan.

Meski begitu, moms masih bisa mengenalkan puasa pada anak dengan cara mengajaknya sahur atau makan bersama ketika waktu buka puasa tiba.

Selain itu, moms juga bisa mengajarkan si kecil untuk menghormati orang yang sedang menunaikan ibadah puasa dengan cara mengajarkannya untuk tidak makan dan minum sembarangan di luar rumah meski sedang tidak berpuasa.

Jelaskan Makna dan Manfaat Puasa

vitummy | Belajar Puasa? Kapan Waktu Tepat Ajarkan Pada Anak

Ada banyak cara untuk membantu anak belajar puasa, salah satunya adalah dengan menjelaskan makna puasa atau mungkin sejarah puasa dan maknanya. Dengan begitu, anak akan paham apa tujuan orang berpuasa.

Misalnya, menjelaskan pada si kecil bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, ampunan, serta rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT.

Tujuan dari puasa pun adalah untuk melatih diri agar dapat menghindari dosa-dosa.

Selain dari segi agama, moms juga bisa menjelaskan manfaat puasa yakni membantu si kecil untuk memiliki pola hidup yang lebih disiplin, sabar, mau berbagi, ikut merasakan orang yang sulit makan, serta mengendalikan diri.

Buat Suasana Sahur yang Menyenangkan

Dalam melatih belajar puasa anak, membangunkan dan mengajak sahur merupakan salah satu hal yang lumayan sulit untuk dilakukan.

Jangankan anak-anak, orang dewasa pun kadang masih sulit untuk bangun dan menahan ngantuk untuk makan sahur.

Oleh karena itu, untuk membantu si kecil belajar puasa dan mau ikut makan sahur, buatlah suasana sahur yang menyenangkan dan hangat agar ia bisa semangat dan terlepas dari rasa kantuknya.

Misalnya, menyediakan makanan dan minuman kesukaan si kecil, mengajaknya nonton acara tv atau video spesial sahur, dan memberikan Madu Vitummy agar daya tahan tubuh dan pencernaan tetap sehat meski sedang menjalankan ibadah puasa.

Berikan Pujian

Moms, ketika si kecil belajar puasa, apresiasilah segala pencapaiannya meski mungkin ia tidak mampu berpuasa seharian penuh.

Misalnya, dengan memberikan menyediakan makanan kesukaannya ketika buka puasa, atau dengan kalimat-kalimat pujian yang bisa memberikan semangat pada anak.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Belajar Puasa

vitummy | Belajar Puasa? Kapan Waktu Tepat Ajarkan Pada Anak

Moms, puasa memang diwajibkan bagi setiap muslim yang sudah mencapai akil baligh. Namun, tidak masalah jika memang moms ingin mulai mengajarkan si kecil untuk belajar puasa sejak dini.

Asalkan, asupan gizi seimbangnya tetap terpenuhi sehingga belajar puasa tidak menghambat pertumbuhan dan kesehatan si kecil.

Nah, berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan ketika anak belajar puasa:

Sumber Energi

Moms, jika kondisi tubuh si kecil terlihat sehat dan memiliki berat badan ideal sesuai dengan usianya, maka tidak akan ada masalah jika moms ingin mengajarkan anak puasa sejak dini.

Namun, jika ia terlihat lemas, kurus, dan kurang nafsu makan, sebaiknya moms menunda rencana untuk mengajarkan puasa pada si kecil.

Sebab, dilansir dari laman Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, hal yang harus diperhatikan ketika anak belajar puasa adalah sumber energinya.

Jadi, sebelum mengenalkan puasa pada anak, kita harus tahu cadangan energi dan kondisi tumbuh kembangnya.

Masalahnya, selama puasa, metabolisme energi anak tergantung pada glikogen (glukosa dalam darah yang turun selama puasa), lipid (lemak yang merupakan sumber energi), dan asam amino.

Jadi, jika anak kekurangan energi selama puasa, maka kemungkinan anak akan menjadi kurus dan mungkin terhambat proses tumbuh kembangnya.

Kebutuhan Gizi

Hal yang harus diperhatikan oleh moms ketika anak belajar puasa adalah asupan gizinya. Jadi, meskipun si kecil puasa, ia tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk menunjang proses pertumbuhan dan daya tahan tubuhnya.

Berikut adalah contoh gizi dan sumber makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh si kecil ketika puasa:

  • Karbohidrat, seperti nasi, singkong, kentang, pisang, dan sereal.
  • Protein, seperti telur, ikan, tahu, dan tempe.
  • Vitamin dan mineral, seperti sayur dan buah-buahan.

Selain itu, moms juga harus memastikan si kecil memiliki waktu yang banyak saat sahur agar jumlah makanan dan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh tetap tercukupi ketika menjalankan puasa sepanjang hari.

Jangan biarkan si kecil berpuasa tanpa makan sahur ataupun makan berlebihan ketika berbuka puasa, setelah buka puasa, atau menjelang sahur.

Pastikan juga waktu tidur dan istirahat si kecil terpenuhi karena ketika puasa ia harus bangun lebih awal untuk sahur dibanding hari-hari biasa.

Itulah informasi tentang mengajarkan anak puasa. Untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang pola asuh atau kesehatan anak, maka bisa kunjungi website madu vitummy.

Madu Vitummy merupakan madu yang mengandung ekstrak rempah-rempah pilihan, seperti temulawak, temu hitam, bawang putih, dan pepaya.

Kandungan tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah anak dari risiko infeksi cacingan.

Kandungan tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah anak dari risiko infeksi cacingan.

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?