Ciri Cacingan pada Orang Dewasa, Kok Bisa?

Ciri Cacingan pada Orang Dewasa

Meskipun lebih sering dialami oleh anak-anak, cacingan juga bisa terjadi pada orang dewasa lho, Moms. Pasalnya, infeksi cacing pada tubuh manusia tidak memandang usia. Hanya saja, orang dewasa memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat sehingga tidak mudah mengalami cacingan. 

Lalu, apa ciri-ciri cacingan pada remaja dan orang dewasa? Artikel ini akan membahas mengenai hal tersebut, termasuk penyebab dan cara mengatasinya.

Penyebab Cacingan pada Orang Dewasa 

ciri cacingan pada orang dewasa

Sebelum membahas cirinya, Moms harus tahu dulu nih, apa penyebab cacingan? Alasannya, ada beberapa faktor yang memang memicu cacingan, terutama pada remaja hingga orang dewasa. 

Melansir laman Ciputra Hospitals, berikut faktor-faktor yang umumnya menjadi pemicu cacingan: 

Konsumsi air minum atau makanan yang terkontaminasi telur cacing 

Telur cacing bisa mengontaminasi, baik minuman maupun makanan. Hal ini terjadi, terutama pada mereka yang tidak menjaga kebersihan bahan konsumsi tersebut. Akibatnya, apabila sampai dikonsumsi dan masuk dalam sistem pencernaan maka akan memicu cacingan. 

Mengonsumsi daging setengah matang 

Daging merupakan salah satu jenis bahan makanan yang digemari banyak orang ya, Moms. Tapi, mengonsumsinya dalam kondisi setengah matang sangatlah kurang tepat. Pasalnya, daging yang terinfeksi parasit seperti cacing yang tidak dimasak hingga matang akan memindahkan cacing parasit ke dalam saluran pencernaan yang mengonsumsinya. Oleh karenanya, orang tersebut bisa mengalami cacingan. 

Berjalan tanpa alas kaki 

Selain melindungi dari berbagai benda tajam yang bisa melukai kaki, alas kaki berfungsi untuk mencegah kontaminasi parasit masuk ke tubuh manusia. Sebab, telur cacing yang memicu cacingan bisa masuk melalui pori-pori kulit, terutama area kaki yang tidak menggunakan alas. Akibatnya, semakin sering seseorang berjalan tanpa alas kaki, terutama pada area yang rawan kasus cacingan maka akan sangat berpotensi terkontaminasi cacing. 

Menyentuh mulut setelah memegang benda yang terkontaminasi cacing 

Cacing parasit bisa menempel pada berbagai benda, seperti yang berhubungan dengan sanitasi, makanan, dan lingkungan. Menyentuh benda-benda tersebut akan memindahkan telur cacing ke tangan. Bahayanya apabila tangan yang terkontaminasi parasit tersebut menyentuh mulut. 

Tindakan tersebut akan memasukkan parasit ke dalam tubuh manusia. Hasilnya, cacing bisa berkembang di dalam sistem pencernaan dan lain sebagainya. Kondisi ini mengakibatkan seseorang mengalami cacingan. 

Itulah 4 penyebab cacingan pada orang dewasa. Memahami berbagai faktor penyebab tersebut bisa membuat Moms lebih waspada terhadap potensi cacingan, tidak hanya pada anak-anak, namun juga pada orang dewasa. 

Baca Juga: Makan Banyak Tapi Kurus, Fix Cacingan?

Ciri-ciri Cacingan pada Orang Dewasa 

ciri cacingan pada orang dewasa

Setelah tahu penyebabnya, kini Moms harus tahu juga ciri-cirinya. Sebab, ada beberapa tanda atau gejala yang merujuk pada cacingan, terutama jika dialami remaja hingga orang dewasa. Melansir laman Siloam Hospitals, berikut ciri-ciri cacingan berdasarkan jenisnya: 

Akibat cacing gelang 

Cacing gelang merupakan salah satu jenis cacing parasit yang menyebabkan cacingan. Cacing jenis ini biasanya menyerang organ paru-paru atau usus. Adapun ciri mereka yang terinfeksi cacing gelang di paru-paru seperti: 

  • sesak napas 
  • mengi 
  • batuk-batuk 
  • gejala lain yang menyerupai pneumonia 

Selain itu, apabila yang terinfeksi adalah usus maka akan muncul gejala berikut: 

  • mual dan muntah 
  • diare 
  • nafsu makan menurun 
  • penurunan berat badan 
  • nyeri perut 

Akibat cacing kremi 

Selanjutnya, cacingan akibat infeksi jenis cacing kremi akan memicu berbagai gejala seperti: 

  • Sering merasa gatal di bagian anus, terutama pada malam hari. 
  • Nyeri, ruam, dan iritasi di sekitar anus. 
  • Tidur tidak nyaman karena rasa gatal pada anus. 

Akibat cacing tambang 

Cacing tambang bisa menginfeksi orang dewasa dengan tanda umum berupa ruam di kulit dan terasa gatal yang disertai diare. Beberapa ciri yang umumnya muncul, seperti: 

  • anemia 
  • mudah lelah atau lemas 
  • nyeri perut 
  • BAB berdarah 
  • kehilangan nafsu makan 
  • penurunan berat badan 

Akibat cacing pita 

Terakhir, ciri cacing pita pada orang dewasa biasanya ditandai dengan beberapa hal berikut: 

  • diare 
  • lemas 
  • penurunan berat badan 
  • kehilangan nafsu makan 
  • nyeri perut 
  • apabila menginfeksi otak dapat menyebabkan nyeri kepala, kejang, atau penurunan kesadaran 

Apakah Orang Cacingan itu Kurus? 

Menurut berbagai sumber, benar bahwa orang yang cacingan berpotensi memiliki badan yang kurus. Alasannya, cacing parasit yang hidup dalam tubuh penderitanya akan menyerap dan mengambil nutrisi yang masuk. Hasilnya, tubuh akan sangat kekurangan nutrisi sehingga mengalami penurunan berat badan. 

Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan nutrisi tidak akan terpenuhi. Hasilnya, berat badan akan terus-menerus berkurang sehingga badan akan semakin kurus. Oleh karenanya, Moms harus lebih waspada terhadap infeksi cacing parasit. 

Cara Mengatasi Cacingan pada Orang Dewasa

ciri cacingan pada orang dewasa

Apabila sudah terlanjur mengalami cacingan, Moms bisa memberikan obat cacing selama 1–3 hari. Meski demikian, pemberian obat ini tidak hanya dilakukan pada penderita, namun juga pada seluruh anggota keluarga. Tujuannya untuk mencegah penularan infeksi pada anggota keluarga yang lain. 

Cara tersebut dinilai paling efektif karena bisa membunuh cacing sekaligus telur-telurnya. Oleh karenanya, pemberian obat cacing menjadi cara yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah cacingan. 

Lalu, bagaimana jika terjadi pada anak-anak? Dibanding orang dewasa, cacingan memang lebih sering terjadi pada anak-anak. Selain memberikan obat cacing selama 1–3 hari, Moms juga harus mengajarkan hidup bersih pada si Kecil untuk terhindar dari cacingan. 

Tapi, Moms yang ingin memberikan perlindungan penuh pada si Kecil bisa dengan memberikan Madu Vitummy. Madu herbal dengan ekstrak bahan alami bawang putih ini membantu mencegah anak dari cacingan. Alasannya, terdapat ekstrak bawang putih yang mengandung sifat antelmintik, yaitu bisa membunuh parasit hingga ke telur-telurnya. 

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, berikan Madu Vitummy sekarang juga agar si Kecil terhindar dari cacingan! 

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar