Makanan Tinggi Serat Untuk Anak Susah BAB, Bisa Lancar Seketika!

makanan tinggi serat untuk anak susah BAB

Sembelit (konstipasi) adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan buang air besar (BAB). Gangguan pencernaan ini nyatanya bisa terjadi, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Tapi, sembelit biasanya lebih rentan terjadi pada anak-anak. 

Padahal, kondisi tersebut sebenarnya bisa dicegah dengan makanan tinggi serat. Lalu, apa saja makanan tinggi serat untuk anak? Artikel ini akan menyajikan beberapa contohnya. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Penyebab Anak Susah BAB

makanan tinggi serat untuk anak susah BAB

Sebelum membahas jenis makanan yang baik untuk melancarkan pencernaan, Moms harus tahu dulu nih faktor-faktor yang memicu sembelit. Sebab, menurut laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ada beberapa faktor yang memicu hal tersebut seperti: 

Riwayat Trauma Buang Air Besar 

Umumnya, anak-anak yang mengalami sembelit dikarenakan trauma terhadap sesuatu. Contohnya ketika mereka mengalami kondisi tinja yang keras atau toilet fobia, seperti adanya kecoa, bau, kotor, dan lain sebagainya. 

Kondisi-kondisi tersebut biasanya akan memicu anak untuk menahan keinginannya buang air besar. Hasilnya, tinjanya justru semakin keras karena air dalam pencernaan diserap oleh dinding usus. Hasilnya, BAB jadi lebih terasa sakit. 

Mengonsumsi Makanan Rendah Serat 

Makanan sangat memengaruhi kondisi pencernaan seseorang. Pasalnya, dalam makanan yang dikonsumsi seharusnya terdapat karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral. Serat ini Mengonsumsi makanan rendah serat dalam beberapa waktu akan memicu sembelit. Pasalnya, fungsi serat itu sendiri membantu melancarkan BAB dan mendukung kesehatan usus. 

Beberapa jenis makanan rendah serat, seperti makanan cepat saji, makanan berlemak, dan makanan yang tidak mengandung sayur dan buah. Oleh karenanya, berbagai jenis makanan tersebut perlu dihindari karena memicu sembelit. 

Minim Aktivitas Fisik atau Olahraga 

Minim aktivitas fisik atau olahraga ternyata juga bisa memicu sembelit. Pasalnya, keduanya secara alami memang akan menggerakkan sistem pencernaan hingga bisa mendorong makanan untuk dikeluarkan ketika BAB. Oleh karenanya, mereka yang jarang melakukan aktivitas fisik atau olahraga akan lebih sering sembelit dibandingkan yang rutin melakukannya. 

Kurang Asupan Cairan 

Cairan memiliki peran sangat penting dalam tubuh, salah satunya memperlancar pencernaan hingga BAB. Namun, kurangnya asupan cairan dalam tubuh justru merupakan faktor sembelit. Sebab, tubuh bisa menyerap lebih banyak air di usus besar, sehingga tinja menjadi keras, kering, dan sulit dikeluarkan. 

Efek Samping Obat Tertentu 

Mengonsumsi obat tertentu bisa memicu sembelit, misalnya obat opioid atau beberapa jenis antibiotik. Pasalnya, obat-obat tersebut menghambat gerakan peristaltik usus, memperlambat pengosongan lambung, dan meningkatkan penyerapan air tinja di usus besar. 

Itulah 5 penyebab sembelit pada anak yang harus Moms ketahui. Sebab, dengan mengetahui hal tersebut bisa mencegah si Kecil dari sembelit. Hasilnya, mereka jadi tidak mudah rewel atau mengalami gangguan pencernaan yang serius. 

Makanan Tinggi Serat untuk Anak Susah BAB

makanan tinggi serat untuk anak susah BAB

Jika si Kecil sudah terlanjur mengalami sembelit, Moms bisa mengatasinya dengan memberikan makanan tinggi serat, lho. Pasalnya, makanan jenis ini akan membantu menyerap air, menambah volume tinja dan membuatnya lebih lunak, merangsang pergerakan usus, dan menjaga kesehatan bakteri baik di usus. 

Hasilnya, mengonsumsi makanan tinggi serat akan melancarkan sistem pencernaan anak, BAB bisa kembali lancar. Berikut beberapa jenis makanan tinggi serat untuk anak yang sangat direkomendasikan menurut laman Rumah Sakit Pondok Indah

Buah Pepaya 

Pepaya merupakan buah yang umum dijumpai. Buah ini mengandung enzim papain yang membantu memecah protein dan melancarkan sistem pencernaan. Memberikan pepaya pada si Kecil yang sedang sembelit akan membantu melunakkan tinja dan mempercepat gerakan usus. Hasilnya, BAB menjadi lancar dan nyaman. 

Pisang Matang 

Pisang yang sudah matang kaya akan serat larut yang mampu menyerap air di saluran pencernaan, membuat tekstur tinja lebih lembut. Pisang juga mengandung prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik, sehingga menjaga keseimbangan flora usus dan meningkatkan kesehatan sistem cerna secara keseluruhan.

Oatmeal 

Oatmeal dikenal memiliki serat larut jenis beta-glukan yang mampu membentuk gel dalam usus. Tekstur gel ini membantu pergerakan tinja lebih mudah keluar. Tidak hanya itu, kandungan seratnya juga mendukung peningkatan jumlah bakteri baik di usus, memberikan manfaat besar bagi kesehatan pencernaan jangka panjang.

Yoghurt 

Yogurt kaya akan probiotik, yaitu mikroorganisme baik yang berfungsi menyeimbangkan ekosistem bakteri di usus. Kehadiran probiotik dapat merangsang gerakan usus, mengurangi risiko sembelit, serta menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan berfungsi optimal.

Alpukat 

Alpukat merupakan buah tinggi serat yang juga kaya akan lemak sehat. Lemak ini berperan melumasi saluran cerna sehingga mempermudah pergerakan tinja. Ditambah lagi, kandungan magnesium di dalamnya membantu menarik air ke usus, mendukung proses pencernaan agar lebih lancar.

Sayuran Hijau (Bayam dan Brokoli) 

Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli mengandung serat serta magnesium yang membantu mengendurkan otot-otot usus dan mempercepat pergerakan tinja. Kandungan airnya pun cukup tinggi, membantu mencegah dehidrasi sekaligus mendukung kelancaran pencernaan secara alami.

Kacang-kacangan 

Lentil, kacang merah, hingga kacang hitam merupakan sumber serat yang sangat baik untuk usus. Serat dari kacang-kacangan dapat melembutkan tinja sekaligus meningkatkan produksi gas alami yang merangsang otot usus untuk bergerak lebih aktif.

Biji-bijian dan Biji Rami 

Kedua jenis biji ini kaya akan serat larut yang, saat bercampur dengan air, akan membentuk gel lembut di usus. Efek ini membantu melancarkan proses pencernaan dan mendorong tinja keluar lebih mudah. Namun, penting memastikan konsumsi cairan cukup agar manfaatnya bekerja dengan optimal.

Air Putih 

Meski bukan makanan, air putih adalah kunci penting dalam mencegah dan mengatasi sembelit. Air membantu melembutkan tekstur tinja dan menjaga pergerakan usus tetap lancar. Kombinasi asupan cairan yang memadai dengan makanan kaya serat adalah strategi terbaik menjaga sistem pencernaan Si Kecil tetap sehat.

Itulah beberapa jenis makanan pelancar BAB alami untuk anak ya, Moms. Memberikan makanan-makanan tersebut akan membantu si Kecil buang air besar lebih lancar. Tapi, tidak hanya saat mereka sembelit, sebab bisa diberikan sehari-hari. 

Penuhi Kebutuhan Serat Si Kecil dengan Vitummy Fruveggie

Vitummy Fruveggie

Moms, memenuhi asupan serat harian anak kadang jadi tantangan, ya. Apalagi kalau si Kecil pilih-pilih makanan atau kurang suka sayur dan buah. Padahal, serat sangat penting untuk mendukung pencernaan, menjaga daya tahan tubuh, dan membantu tumbuh kembangnya tetap optimal.

Nah, kini ada cara enak dan praktis untuk bantu memenuhi kebutuhan gizi dan serat si Kecil setiap hari, yaitu dengan Vitummy Fruveggie. Ini adalah suplemen herbal anak berbasis madu, diformulasikan khusus dengan kombinasi 10 ekstrak buah dan sayur pilihan, yaitu brokoli, wortel, tomat, apel, stroberi, mangga, jeruk, blueberry, bayam, dan alpukat. 

Kandungan tersebut kaya akan serat, protein, vitamin, dan mineral penting yang dibutuhkan anak dalam masa pertumbuhan. Dengan rasa yang enak, Vitummy Fruveggie membantu mendukung kesehatan pencernaan, menjaga daya tahan tubuh, sekaligus memenuhi nutrisi penting untuk tumbuh kembang Si Kecil secara optimal. 

Yuk, dapatkan produknya sekarang juga melalui website resminya di www.maduvitummy.id

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar