logo madu vitummy
Search
Close this search box.

Anak Susah Makan? Ketahui 13 Penyebab Dan 5 Cara Mengatasinya

Anak Susah Makan

Moms, salah satu tantangan yang harus dihadapi sebagai orang tua adalah ketika anak susah makan. Kondisi ini sangat tidak mudah, terutama untuk Moms yang baru saja menjadi ibu untuk si kecil. 

Pasalnya, dampak dari hal ini adalah dapat mempengaruhi proses tumbuh kembang anak. Untuk menghindari hal tersebut, Moms perlu mengetahui penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya. 

Simak di bawah ini ya, Moms! 

Apa Penyebab Anak Susah Makan?

Anak Susah Makan

Moms perlu mengetahui bahwa anak susah makan bisa disebabkan karena banyak faktor yang apabila dibiarkan bisa berdampak buruk. 

Hal ini tentunya membuat Moms merasa sangat khawatir pada anak, terutama pada proses tumbuh kembangnya. 

Lalu apa saja penyebabnya? Ada 11 penyebab menurut Sarah Bushell dilansir dari laman The Children’s Nutritionist seperti berikut. 

1. Lonjakan Pertumbuhan 

Masa pertumbuhan adalah penyebab anak susah makan. Hal ini dikarenakan anak usia 1 tahun ke atas sudah tidak lagi mengalami lonjakan pertumbuhan yang pesat seperti anak usia di bawah 1 tahun. 

Anak usia lebih dari satu tahun sudah tidak lagi melipatgandakan berat lahir mereka seperti sebelumnya. 

Akibatnya, kebutuhan nutrisi dalam tubuh anak menjadi lebih rendah, selain itu juga mengurangi nafsu makan. 

2. Neofobia Makanan 

Moms, neofobia makanan (food neophobia) termasuk penyebab anak susah makan. Kondisi ini ditunjukkan dengan ketakutan anak untuk mencoba makanan baru. 

Meskipun, fase anak neofobia makanan adalah bagian dari perkembangan anak yang normal, akan tetapi hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja ya, Moms. 

3. Anak Memiliki Temperamen 

Temperamen pada anak adalah penyebab anak susah makan ya, Moms. Hal ini dikarenakan balita memiliki kemauan atau keinginannya sendiri. 

Mereka akan berusaha keras dan menolak makan jika mereka tidak mau atau jika Moms memintanya untuk makan. 

Pasalnya, balita pada tahap ini sering kali sedang menguji batasan mereka dan orang tua, selain itu juga keinginan memegang kendali dirinya. 

4. Rasa Makanan

Rasa makanan termasuk salah satu penyebab anak susah makan. Kondisi ini bisa terjadi dikarenakan bayi dan balita memiliki selera yang matang dan manis. 

Akan tetapi dalam proses perkembangannya, bayi dan balita kemudian diberi makanan dengan rasa pahit dan asam, misalnya sayur.

Akibatnya, anak harus mempelajari rasa tersebut terlebih dahulu sehingga secara otomatis tidak langsung menyukai makanannya. 

5. Masih Belajar Cara Makan 

Masih belajar makan adalah penyebab anak susah makan. Pasalnya, anak-anak sampai usia balita masih terus belajar keterampilan makan. 

Sehingga, anak-anak usia balita masih mencari hal-hal yang ingin diketahuinya tentang makanan, juga belajar mengelola tekstur yang berbeda pada setiap makanan. 

6. Nafsu Makan 

Nafsu makan juga termasuk penyebab anak susah makan loh, Moms. Misalnya ketika Moms memberikan kudapan sangat dekat dengan waktu makan. 

Balita atau anak-anak pastinya akan lebih tertarik untuk mengonsumsi kudapan, sehingga nafsu makannya menurun. 

Parahnya, nafsu makan anak bahkan bisa hilang jika memberikan cemilan terlalu dekat dengan waktu makan. 

7. Rasa Nyeri 

Moms, balita dan anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, tidak terkecuali pertumbuhan gigi. 

Kondisi ini menyebabkan anak susah makan dikarenakan sedang merasakan nyeri atau sakit pada bagian-bagian mulutnya. 

Rasa sakit atau nyeri pada mulutnya dapat mematikan nafsu makan anak sehingga tidak mau makan. 

8. Penentuan Posisi 

Moms perlu mengetahui bahwa anak-anak sangat memerlukan stabilitas inti agar dapat berkonsentrasi pada keterampilan yang dibutuhkan untuk makan. 

Alasannya karena makan adalah aktivitas yang memiliki proses kompleks, sehingga memerlukan stabilitas, misalnya kursi untuk makan. 

Kursi untuk makan yang ideal akan membuat pinggul, lutut, dan kaki ditopang 90 derajat. Penentuan posisi yang salah, akibatnya menjadi penyebab anak susah makan. 

9. Adanya Pengganggu

Adanya pengganggu di sekitar anak adalah penyebab anak susah makan. Beberapa di antaranya adalah televisi, gaway, dan mainan. 

Selain itu, gangguan juga bisa dikarenakan banyak berada di ruangan yang sama dengan anak, sehingga menyebabkan berisik. 

Berbagai pengganggu yang berada di sekitar anak tersebut menjadikan anak biasanya tidak mau makan. 

10. Makan Sendiri 

Alasan lain anak susah makan adalah karena anak makan sendiri. Sebabnya karena masa anak-anak harus dilatih untuk menyendok makanan dengan sendok dan menusuk dengan garpu. 

Melatih kebiasaan ini sangat tidak mudah, sehingga anak tidak akan makan sebanyak yang orang tuanya berikan (suap). 

11. Tekanan 

Orang tua biasanya menekan anak-anaknya untuk makan sesuai kehendaknya. Padahal, perilaku ini menjadikan anak susah makan. 

Pasalnya, tekanan untuk makan justru berdampak mematikan nafsu makan si kecil. Oleh karena itu, jangan sampai menekan anak untuk manak ya, Moms! 

12. Kelelahan 

Kelelahan menjadi penyebab lain anak susah makan. Kondisi ini bisa terjadi misalnya ketika makan malam. 

Anak-anak yang kelelahan biasanya tidak mau makan, terutama makan malam. Pasalnya mereka lebih memilih untuk tidur. 

13. Tingkat Aktivitas 

Aktivitas yang rendah biasanya menjadikan anak susah makan. Hal ini dikarenakan anak tidak terlalu banyak membutuhkan energi dari makanan. 

Sehingga, anak sangat malas untuk makan sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan energi dalam tubuh. 

Itulah beberapa penyebab anak susah makan yang perlu Moms ketahui sebagai referensi untuk menghadapi si kecil ketika memiliki masalah yang sama. 

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Susah Makan? Ini Tipsnya!

Anak Susah Makan

Setelah mengetahui penyebabnya, Moms juga harus tau tentang tips mengatasi anak susah makan. 

Tujuannya agar Moms bisa mengaplikasikannya di rumah apabila anak sedang mengalami masalah yang sama. 

Lalu, apa saja sih tipsnya ya, Moms? Ada banyak tips yang bisa dilakukan seperti berikut ya, Moms. 

1. Jangan Memaksa Anak untuk Makan 

Anak susah makan memang sangat menguji orang tua ya, Moms. Meski demikian, jangan sampai loh Moms memaksa anak untuk makan. 

Pasalnya, tindakan tersebut dapat memunculkan masalah baru, yaitu anak memiliki pengalaman yang kurang baik. 

2. Memberikan Makanan Favorit Anak 

Tips mengatasi anak susah makan selanjutnya adalah memberikan makanan favorit anak. 

Tujuannya agar anak tertarik untuk makan. Selain itu, makanan favorit juga bisa meningkatkan nafsu makan si kecil. 

3. Berikan Makanan dengan Porsi Kecil 

Memberikan makanan dengan porsi kecil termasuk tips mengatasi anak susah makan ya, Moms. 

Kondisi ini dikarenakan porsi makan yang besar justru membuat anak kewalahan untuk menghabiskan makanannya. 

Oleh karena itu, untuk meningkatkan nafsu makannya justru harus memberikan porsi kecil, kemudian secara bertahap porsinya ditambah.

4. Memberikan Makanan yang Mudah Dicerna 

Anak susah makan sebaiknya diberi makan yang mudah dicerna, misalnya makanan hambar karena mudah ditoleransi oleh sistem pencernaannya. 

Bukannya malah memberikan makanan yang susah dicerna, seperti makanan berat yang berminyak, banyak bumbu, dan sangat manis. 

5. Mendengarkan Keinginan Anak 

Mendengarkan keinginan anak tentang waktu yang mereka inginkan untuk makan termasuk tips mengatasi anak susah makan. 

Hal ini bisa Moms lakukan dengan memberikan yang si kecil inginkan, termasuk kapanpun mereka mau atau menginginkannya. 

Itulah beberapa tips mengatasi anak susah makan yang bisa Moms aplikasikan jika si kecil sedang mengalaminya. Semoga tips di atas bermanfaat ya, Moms. 

Namun apabila si kecil masih susah untuk makan, Moms bisa memberikan Madu Vitummy sebagai penambah nafsu makan anak. 

Anak Susah Makan

Madu Vitummy dibuat dari madu herbal dengan campuran berbagai ekstrak bahan alami yang bermanfaat untuk menambah nafsu makan anak

Yu, Moms, beri si kecil Madu Vitummy secara rutin dan dapatkan manfaatnya!

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?