Kesehatan

Bolehkah Balita Makan Pedas? Ini Jawabannya

/

by Umi Amanah


Apakah Moms termasuk orang tua yang takut untuk memberikan makanan pedas pada si kecil? Jika iya, Moms perlu menyimak artikel berikut. 

Khawatir memberikan makanan pedas pada balita sebenarnya adalah hal yang wajar bagi orang tua. 

Seperti dilansir dari laman Primary Hospital, balita sangat rentan terkena sakit karena sistem imun yang belum terlalu kuat. 

Lalu, bolehkah balita makan pedas?

Artikel ini akan membahas mengenai bolehkah balita makan pedas dan caranya.

Bolehkah Balita Makan Pedas? 

Balita makan pedas

Mungkin Moms salah satu dari sekian banyak orang tua yang selalu bertanya, bolehkah balita makan pedas? Jawabannya balita boleh makan pedas ya, Moms. 

Seperti menurut dr. Muhammad Iqbal Ramadhan dilansir dari laman Klikdokter.com, memberikan makanan pedas adalah boleh. Akan tetapi, disarankan untuk menunggu usia bayi sampai 1 tahun (12 bulan). 

Selain itu, menurut, dr. Shita Paurani Abe, Sp. A, Dokter Spesialis Anak RSIA Bina Medika menerangkan bahwa anak boleh mengonsumsi makanan pedas dengan menggunakan rempah-rempah alami. 

Adapun beberapa rempah alami yang menimbulkan rasa pedas pada makanan, di antaranya kayu manis, kunyit, pala, kapulaga, jinten, ketumbar, cengkeh, paprika asap, mint, kemangi, dill dan rosemary. 

Moms bisa mencampurkan bahan-bahan tersebut pada makanan si kecil dengan takaran sedikit. Hal ini dimaksudkan untuk melihat reaksi kesehatan anak setelah makan makanan pedas. 

Jangan sampai Moms memberi makan si kecil dengan makanan yang mengandung rasa pedas berlebihan ya, Moms. Pasalnya, rasa pedas berlebihan dapat memberikan rasa sakit di mulut dan gangguan sistem pencernaan pada balita. 

Oleh karena itu, jika jika Moms penasaran bolehkah balita makan pedas? Jawabannya boleh, akan tetapi Moms perlu berhati-hati dalam memberikannya. 

Bolehkah Balita Makan Pedas, Bagaimana Caranya?

Balita makan pedas

Setelah tau bahwa si kecil boleh makan pedas, lalu bagaimana caranya? Mungkin ini salah satu yang Moms juga ingin ketahui agar bisa diaplikasikan.

Baca Juga Yuk: Ini Cara Mengatur Tabungan Pendidikan Anak, Gimana Nih Mom’s? Penting Lho!!

Moms, memberi atau mengenalkan makanan pedas pada balita perlu memperhatikan banyak hal. 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memberi makan pedas pada balita adalah sebagai berikut. 

Memberi Rasa Pedas dengan Rempah Alami 

vitummy | Bolehkah Balita Makan Pedas? Ini Jawabannya

Seperti diuraikan sebelumnya bahwa terdapat beberapa rempah alami yang dapat menimbulkan rasa pedas, di antaranya kayu manis, kunyit, pala, kapulaga, jinten, ketumbar, cengkeh, paprika asap, mint, kemangi, dill dan rosemary.

Beberapa rempah tersebut dinilai lebih aman dikonsumsi oleh balita sehingga boleh diberikan untuk campuran makanan. 

Seperti dilansir dari laman Healthy Little Foodies, kayu manis memiliki rasa hangat, manis, dan pedas sehingga menambah rasa lezat pada makanan anak. 

Sehingga, Moms bisa mencoba salah satu resep untuk balita makan pedas, yaitu menambahkan kayu manis ke pure apel, pisang panggang, pure ubi jalar, kolak buah dan yoghurt, muffin ubi jalar, bubur, serta semur.

Selain resep tersebut, masih banyak resep makanan balita lain yang bisa Moms coba dengan mencampurkan bahan-bahan yang telah disebutkan.

Tapi ingat ya, Moms, meskipun boleh balita makan pedas, tetapi jangan sembarangan dalam mencampurkan bahan makanan.

Mengenalkan Balita dengan Berbagai Rasa 

Dilansir dari laman Babycenter, bayi memiliki sekitar 10.000 pengecap saat lahir. Hal ini berbeda dengan orang dewasa yang hanya memiliki 2.000 sampai 8.000 pengecap yang diganti setiap beberapa minggu. Akan tetapi seiring bertambahnya usia, beberapa berhenti bekerja atau tidak diganti. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa indra perasa bayi berkembang baik saat lahir, tetapi reaksinya terhadap rasa yang berbeda berubah seiring dengan pertumbuhannya. 

Nah, mengenalkan balita dengan berbagai rasa tentunya menjadi hal yang penting, salah satunya rasa pedas pada makanan.

Hal ini bisa Moms lakukan dengan menambah rasa pedas pada makanan sedikit demi sedikit. Tujuannya tentu saja untuk mengetahui reaksi si kecil dalam menerima rasa pedas. 

Itulah cara yang dapat Moms lakukan ketika memberikan makanan pedas kepada balita, yaitu dengan mengenalkan terlebih dahulu pada rasa pedas. 

Menumbuhkan Minat Makan Pedas 

Apa saja yang bisa menumbuhkan minat makan pedas bagi si kecil? Pastinya banyak, Moms.

Menumbuhkan minat balita makan pedas bisa dilakukan dengan mengenalkan si kecil dengan bahan-bahan yang sifatnya memberi rasa pedas. 

Moms bisa melibatkan si kecil dalam memilih bahan-bahan makanan pedas agar merasa terlibat langsung. 

Sehingga si kecil akan tertarik untuk mengonsumsi makanan yang dia pilih sendiri. 

Memberi Contoh Nyata untuk Makan Pedas 

Pernah nggak si kecil meminta makanan yang sedang Moms makan? Pastinya pernah kan. 

Nah, hal ini bisa Moms terapkan untuk memberi contoh makan makanan pedas bagi balita. 

Misalnya dengan Moms menunjukkan ekspresi enak ketika sedang makan pedas sehingga si kecil tertarik untuk ikut makan makanan yang sama. 

Dengan membuat rasa ketertarikan itu, maka Moms sudah memberi contoh nyata untuk balita agar mau makan makanan pedas.  

Memberi Makan Pedas Secara Diam-diam 

Bagaimana caranya memberi makan pedas secara diam-diam pada balita? Moms bisa melakukannya dengan mencampur bahan pedas pada makanan si kecil. 

Cara ini bermanfaat untuk anak agar terpapar rasa pedas secara konsisten tanpa mereka sadari, sehingga anak menjadi terbiasa merasakan makanan pedas. 

Meski demikian, Moms perlu berhati-hati dalam memberi makan pedas pada si kecil. 

Hal ini dikarenakan tidak semua balita kuat dengan rasa pedas. Oleh sebab itu, memberi makan pedas pada balita tidak perlu dipaksakan ya, Moms. 

Tidak Memberi Makan Pedas di Luar Batas Toleransi 

Balita makan pedas

Dilansir dari laman Babycenter.com, Moms telah meningkatkan toleransi si kecil terhadap makanan pedas ketika menyusui dengan jejak rasa dan zat yang melewati ASI. 

Tapi, jangan sampai Moms memberi makan pedas pada balita dengan takaran yang tidak bisa ditoleransi ya. 

Misalnya, Moms tidak disarankan untuk memberi si kecil rasa pedas dari cabai, seperti jalapeno atau habanero. 

Hal ini dikarenakan rasa pedas yang berasal dari bahan-bahan tersebut dapat mengakibatkan gangguan pencernaan atau bahkan lebih parah dikarenakan balita sangat sensitif terhadap makanan. 

Sehingga, Moms perlu sangat berhati-hati dalam memberikan makanan pedas kepada si kecil terutama dengan mengetahui batas toleransi kepedasan balita ya, Moms. 

Apabila sekiranya balita memberikan reaksi dari rasa pedas yang diterimanya, baik melalui ekspresi seperti menangis maupun reaksi tubuh seperti sakit dan gangguan pencernaan maka Moms perlu berhenti memberikan makan si kecil dengan makanan pedas. 

Itulah cara-cara yang bisa Moms lakukan agar dibolehkan balita makan pedas. Jadi, meskipun boleh balita makan pedas akan tetapi harus dengan cara-cara yang tepat ya, Moms. 

Selain itu, Moms juga bisa memberi balita dengan dengan Madu Vitummy. 

Apa sih Madu Vitummy itu? 

Madu Vitummy adalah madu herbal yang berfungsi untuk menambah nafsu makan, menambah berat badan anak, mengatasi perut buncit, melancarkan pencernaan, menjaga daya tahan tubuh, dan mengatasi pertumbuhan yang terhambat. 

Manfaat tersebut didapatkan dari komposisi bahannya, yaitu madu, ekstrak buah pepaya, ekstrak bawang putih, ekstrak rimpang temulawak, ekstrak rimpang temu hitam, dan rasa jeruk. 

Yuk Moms beri si kecil Madu Vitummy sekarang juga!


Share on:

Seorang content writer brand support Madu Vitummy di Erdigma Indonesia. Dia menulis artikel tentang kesehatan, pola asuh, dan gaya hidup sehat. Selain itu, dia juga menyukai riset, membaca buku, dan menulis.

Tinggalkan komentar