2 Cara Mencegah Penyakit Degeneratif

Moms, memasuki usia lanjut, tubuh akan mengalami perubahan fisik akibat dari proses penuaan. Mulai dari rambut, kulit, otot, tulang, gigi, serta organ-organ tubuh, seperti otak, jantung dan ginjal.

Perubahan fisik tersebut bisa menimbulkan komplikasi dari penyakit degeneratif di usia lanjut apabila tidak dicegah sejak dini.

Mungkin karena masih muda dan merasa kuat, kita jadi belum begitu peduli tentang bagaimana kondisi kita nanti ketika tua, sehingga belum terlalu mempedulikan atau memperhatikan cara mencegah penyakit degeneratif.

Pasalnya, lingkungan, aktivitas, dan gaya hidup kerap membuat para kaum muda, mau tidak-mau harus memiliki pola hidup yang kurang sehat.

Misalnya, karena aktivitas terlalu padat, seseorang harus rela melewatkan sarapan sehat dan hanya mengonsumsi junk food atau makanan instan lainnya disela-sela kesibukan.

Nah, kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit pada tubuh, salah satunya adalah penyakit degeneratif.

Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang sering muncul seiring bertambahnya usia karena kondisi organ atau jaringan tubuh mengalami penurunan.

Penyakit ini umumnya terjadi karena ada perubahan pada sel-sel tubuh yang akhirnya mempengaruhi fungsi organ secara menyeluruh.

Dilansir dari Majalah Kedokteran Andalas, proses penurunan fungsi tubuh atau degeneratif ini merupakan proses alamiah tubuh yang perlu diperhatikan oleh setiap orang.

Sebab, dalam proses tersebut, seseorang bisa terkena berbagai penyakit kronik lainnya, seperti penyakit kardiovaskular, obesitas, atau melitus.

Meski demikian, bukan berarti mencegah penyakit degeneratif tidak bisa dilakukan.

Pasalnya, dengan gaya hidup yang baik, serta mengatur pola makan yang sehat, penyakit tersebut bisa dicegah dan diminimalisir.

Seperti yang dijelaskan oleh dr. Djoko Maryono DSPD, DSJP, FIHA, FACC, ahli penyakit jantung dalam acara diskusi media di Tempo Scan Tower Jakarta, pada hari Senin (30/7/2012), bahwa cara mencegah penyakit degeneratif adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat dan berolahraga.

Pola makan yang sehat ini bisa menurunkan risiko degeneratif sebesar 31%, sementara olahraga bisa menurunkan risiko hingga 40%.

Nah, jika pola makan sehat dan olahraga dikombinasikan, bias menurunkan risiko degeneratif sebanyak 68%.

Lantas, apa saja cara mencegah penyakit degeneratif? Yuk, kita simak bersama dalam artikel ini!

Baca Juga: Puasa sehat ala Rasulullah SAW

Cara Mencegah Penyakit Degeneratif

vitummy | 2 Cara Mencegah Penyakit Degeneratif

Berikut merupakan cara mencegah penyakit degeneratif yang bisa dimulai dari sekarang:

Mengatur Pola Makan dan Diet

vitummy | 2 Cara Mencegah Penyakit Degeneratif

Moms, mencegah penyakit degeneratif bisa dilakukan dengan cara mengatur pola makan dan menjaga berat badan dengan memperhatikan porsi makan besar, dan makanan kecil (camilan) yang dikonsumsi.

Makanan kecil yang dikonsumsi harus yang mengandung rendah lemak, serta rendah kalori, seperti buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.

Pasalnya, makanan yang mengandung tinggi lemak, gula, atau garam bisa memicu penyakit jantung, diabetes, atau penyakit kronis lainnya.

Selain itu, hindari mengonsumsi makanan yang diolah berkali-kali karena bisa menghasilkan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh.

Radikal bebas tersebut bisa menempel di pembuluh darah dan menyebabkan plak.

Kurangi mengonsumi makanan yang mengandung karbohidrat olahan, seperti roti, sirup, dan permen.

Makanan tersebut bisa membuat tubuh mengeluarkan energi lebih banyak untuk mencerna makanan sehingga terjadi kelelahan pankreas.

Nah, pankreas yang rusak tersebut bisa memicu diabetes karena tidak bisa memproduksi insulin dengan baik.

Selain mengatur pola makan dan diet, moms bisa melakukan puasa. Puasa mencegah penyakit degeneratif, karena saat puasa, tubuh mengalami keterbatasan asupan makanan sehingga bisa lebih mengontrol pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Melakukan Olahraga dan Aktivitas Fisik

vitummy | 2 Cara Mencegah Penyakit Degeneratif

Moms, olahraga merupakan aktivitas fisik yang paling menyehatkan dan bisa mencegah penyakit degeneratif.

Namun, pilihlah jenis olahraga sesuai kemampuan tubuh, jika tidak, bisa menyebabkan cedera.

Ingat! Yang terpenting dari olahraga adalah durasi, bukan tingkatannya.

Lakukanlah olahraga, seperti jogging, yoga, atau bersepeda minimal 40 menit setiap harinya.

Pada 20 menit pertama, olahraga berfungsi untuk membakar gula, dan pada 20 menit berikutnya adalah untuk membakar lemak.

Tak hanya itu, berhenti merokok dan minuman alkohol, termasuk cara mencegah penyakit degeneratif, lho.

Moms juga bisa mencegah penyakit degeneratif dengan cara rutin mengecek kesehatan, mulai dari cek gula darah, tensi darah, berat badan, dan menjalani skrining kanker sebagai upaya pencegahan dan pendeteksi dini.

Jenis Penyakit Degeneratif yang sering Terjadi

vitummy | 2 Cara Mencegah Penyakit Degeneratif

Adapun jenis penyakit degeneratif yang umum terjadi adalah:

Diabetes

Diabetes merupakan kondisi di mana kandungan gula darah diatas normal, atau cenderung tinggi.

Kadar gula darah yang tinggi tersebut bisa membuat penderitanya sering merasa harus.

Dengan begitu, penderita diabetes akan menjadi sering minum dan buang air kecil.

Beberapa gejala lain dari penyakit ini adalah sering mengalami kesemutan, mati rasa, luka yang tak kunjung sembuh, dan mudah lelah.

Jika dibiarkan, gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol dalam jangka waktu yang panjang ini, bisa merusak pembuluh darah dan saraf.

Penyakit Jantung

Moms, jika kita tidak mencegah penyakit degeneratif sejak dini, bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, lho.

Pasalnya, ketika kekuatan otot jantung menurun, fungsi jantung sebagai pemompa darah pun bisa mengalami gangguan sehingga timbul berbagai penyakit jantung.

Adapun penyakit jantung yang sering dialami oleh lansia adalah jantung koroner, gagal ginjal, dan serangan jantung.

Jadi, yuk mulai mencegah penyakit degeneratif, salah satunya dengan rutin berolahraga, minimal berjalan kaki selama beberapa menit.

Osteoporosis

vitummy | 2 Cara Mencegah Penyakit Degeneratif

Osteoporosis merupakan pengeroposan tulang akibat berkurangnya kekuatan dan kepadatan tulang. Penyakit ini bisa meningkatkan risiko terjadinya patah tulang.

Penyakit ini banyak dialami oleh wanita dewasa yang memasuki masa menopause.

Dilansir dari laman Halodoc, osteoporosis tidak bisa disembuhkan, namun tingkat keparahannya bisa dikendalikan dengan beberapa perawatan yang tepat.

Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi kalsium, vitamin D, K, C, zinc, protein, dan magnesium.

Inkontinensia Urine

Inkontinensia urine merupakan penyakit yang membuat penderitanya tidak mampu mengendalikan proses berkemih sehingga sering mengompol.

Kondisi ini rentan dialami oleh kaum lansia karena otot di sekitar kandung kemih dan saluran kencing melemah seiring bertambahnya usia.

Darah Tinggi

Jika kaum muda rentang mengalami darah rendah, maka lansia biasanya rentan mengalami darah tinggi.

Darah tinggi atau disebut juga dengan hipertensi, merupakan tekanan darah yang di atas batas normal, yaitu mencapai nilai 130/80 mmHg atau lebih.

Umumnya, penyakit ini tidak menimbulkan gejala, tapi pada beberapa kasus, bisa ditandai dengan keluhan pusing, mimisan, atau napas terasa berat.

Jika dibiarkan, darah tinggi ini bisa menyebabkan serangan jantung, gangguan ginjal, gangguan penglihatan, dan stroke.

Stroke

Penyakit yang disebabkan oleh komplikasi degeneratif adalah stroke. Stroke menyebabkan penderitanya mengalami kelemahan atau kelumpuhan pada beberapa bagian saraf.

Dengan begitu, penderita penyakit ini bisa mengalami gangguan dalam bergerak dan bicara, baik itu sementara atau pun menetap.

Itulah informasi tentang cara mencegah penyakit degeneratif. Untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang pola asuh atau kesehatan anak, terutama kesehatan anak selama puasa, selalu kunjungi laman blog madu vitummy.

Madu Vitummy merupakan madu yang mengandung ekstrak rempah-rempah pilihan, seperti temulawak, temu hitam, bawang putih, dan pepaya yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Selain itu, Madu Vitummy bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah anak dari risiko infeksi cacingan.

Yuk, rutin minum Madu Vitummy sehari dua kali untuk mendapatkan daya tahan tubuh yang kuat dan bebas cacingan selama puasa.


Share on:

Seorang pembelajar yang tertarik dengan hal-hal kesehatan dan digital, serta gemar dalam membuat konten artikel terkait gaya hidup sehat.

Tinggalkan komentar