Ketika batuk pilek si Kecil menutup mulut rapat-rapat saat waktunya makan? Moms pasti khawatir, soalnya asupan nutrisi tetap dibutuhkan agar tubuhnya cepat pulih.
Jangan khawatir, Moms! Ada berbagai cara mengatasi anak GTM saat batuk pilek, yang akan dibahas dalam artikel ini.
Alasan Nafsu Makan Anak Menurun saat Batuk Pilek

Anak GTM saat batuk pilek itu hal yang biasa. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai faktor yang memengaruhi nafsu makannya. Nah, berikut beberapa alasan kenapa si Kecil jadi susah makan saat sakit:
1. Tidak Nyaman Saat Makan
Hidung tersumbat sering kali muncul saat anak terkena pilek dan bisa sangat memengaruhi nafsu makannya. Ketika saluran hidung mampet, anak jadi sulit bernapas dengan nyaman saat makan. Rasa nggak nyaman ini bisa bikin mereka makin malas untuk makan, Moms.
Selain itu, ketika lendir berlebih menumpuk di bagian belakang tenggorokan, bisa menyebabkan iritasi serta peradangan di tenggorokan, sehingga anak merasa semakin tidak nyaman saat menelan makanan.
2. Tubuh Lebih Lemas
Saat si kecil terkena pilek atau flu, tubuhnya otomatis bekerja lebih keras untuk melawan virus. Dalam proses ini, tubuh melepaskan sitokin, yaitu zat yang memicu peradangan dan respons imun.
Akibatnya, energi tubuh lebih difokuskan untuk melawan infeksi, bukan untuk aktivitas lain seperti makan. Itulah kenapa anak sering terlihat lemas dan kehilangan nafsu makan saat sakit.
Selain itu, perubahan metabolisme juga bisa memengaruhi sinyal rasa lapar, sehingga tubuh lebih memilih menggunakan energi untuk pemulihan daripada mencerna makanan.
3. Rasa Makanan Berubah
Saat pilek, makanan yang disukai anak biasanya terasa hambar. Hal ini disebabkan karena terganggunya indra penciuman si Kecil, yang berpengaruh langsung pada kemampuan kita merasakan rasa makanan.
Menurut American Rhinologic Society, pilek atau infeksi saluran pernapasan atas menyebabkan peradangan di dalam hidung. Peradangan ini bikin hidung bengkak dan tersumbat, sehingga kemampuan mencium bau jadi terganggu.
Sebagian besar rasa yang kita kenali sebenarnya berasal dari indra penciuman, bukan lidah. Manusia punya sekitar 40 juta reseptor penciuman yang bekerja mendeteksi aroma makanan.
Nah, saat pilek, hidung tersumbat sehingga udara nggak bisa masuk ke reseptor penciuman ini. Akibatnya, aroma makanan nggak terdeteksi dengan baik, dan makanan pun jadi terasa hambar.
Baca Juga: Cara Mengembalikan Energi Anak setelah Sakit
Makanan untuk Anak Sakit Batuk Pilek

Saat si Kecil sakit batuk pilek, Moms pasti ingin memberikan makanan yang tidak hanya bergizi, tapi juga bisa membantu meredakan gejalanya. Berikut beberapa pilihan makanan yang bisa Moms berikan:
- Sop Ayam
Sop ayam hangat bisa jadi comfort food yang menenangkan untuk si Kecil. Menurut dr. Sharon Horesh Bergquist, sop ayam mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan saat sakit.
Kuah hangatnya membantu mengencerkan lendir dan melegakan pernapasan. Kemudian, ayam dan sayuran di dalamnya mengandung nutrisi penting untuk tubuh.
- Teh Herbal
Teh herbal seperti teh chamomile atau jahe bisa membantu meredakan tenggorokan yang sakit dan memberikan efek hangat di tubuh, sehingga cocok untuk anak batuk terus menerus dan tidak mau makan. Tapi, pastikan teh yang diberikan tidak mengandung kafein, ya, Moms!
- Madu
Madu terkenal sebagai obat alami untuk batuk. Selain itu, madu juga bisa meningkatkan energi si Kecil yang sedang lemas.
Cukup campurkan 1-2 sendok teh madu ke dalam air hangat, susu, atau teh herbal untuk membantu meredakan tenggorokan yang gatal.
- Puré Buah
Buah-buahan seperti apel dan pisang yang dihaluskan bisa dijadikan camilan sehat yang mudah dikonsumsi seperti puré buah, saat anak susah makan karena batuk berdahak. Teksturnya yang lembut akan mudah ditelan dan nyaman di tenggorokan.
- Bubur atau Nasi Tim
Makanan lembut seperti bubur atau nasi tim bisa menjadi pilihan utama saat si Kecil sakit, karena mudah dicerna dan tetap memberikan energi. Moms bisa menggunakan kaldu ayam atau tulang sapi, untuk menambah rasa gurih.
- Ubi Kukus
Ubi manis adalah sumber energi alami yang bisa membantu si Kecil tetap aktif meski sedang sakit. Kandungan beta-karoten di dalamnya bisa membantu meningkatkan sistem imun tubuh.
- Yogurt
Yogurt bisa menjadi pilihan camilan sehat yang tetap menyehatkan saluran cerna si Kecil. Yogurt mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan, terutama jika si Kecil mengonsumsi obat antibiotik.
Cara Mengatasi Anak GTM saat Batuk Pilek
Ketika si Kecil sedang sakit batuk dan pilek, biasanya nafsu makan menurun atau bahkan mengalami GTM (Gerakan Tutup Mulut).
Padahal, asupan nutrisi yang cukup sangat penting agar tubuhnya lebih cepat pulih. Nah, berikut beberapa cara mengatasi anak GTM saat batuk pilek:
1. Jaga Hidrasi Anak
Salah satu cara mengatasi anak GTM saat batuk pilek adalah memastikan tubuhnya tetap terhidrasi.
Saat sakit, si Kecil mungkin jadi lebih malas minum, padahal cairan sangat penting untuk mengencerkan lendir dan melembapkan tenggorokan saat batuk pilek.
2. Hindari Makanan Berlemak
Menurut dr. Sharon Horesh Bergquist, makanan berlemak tinggi, terutama yang mengandung lemak jenuh, bisa mengganggu keseimbangan bakteri baik dan buruk dalam tubuh. Hal ini dapat memperlambat pemulihan si Kecil.
Jadi, sebisa mungkin jangan biarkan anak mengonsumsi gorengan, sosis, nugget, makanan cepat saji, dan makanan bersantan.
3. Hindari Makanan Manis
Saat anak sedang tidak enak badan, mungkin Moms tergoda untuk memberikan makanan manis agar ia mau makan. Tapi, tahukah Moms?
Gula dapat memicu peradangan dan memperparah gejala batuk pilek, seperti batuk yang semakin parah atau hidung tersumbat.
Sebagai cara mengatasi anak GTM saat batuk pilek, kurangi makanan dan minuman manis seperti permen, cokelat, kue, dan minuman bersoda.
4. Pastikan si Kecil Cukup Istirahat
Selain menjaga asupan nutrisi, memastikan si Kecil cukup istirahat juga menjadi cara mengatasi anak GTM saat batuk pilek yang tidak boleh dilewatkan.
Saat tubuh beristirahat, sistem imun bekerja lebih efektif untuk melawan virus dan mempercepat proses penyembuhan.
5. Atur Suhu Ruangan
Suhu ruangan yang terlalu dingin atau terlalu panas bisa membuat anak merasa tidak nyaman, memperparah hidung tersumbat, dan akhirnya membuatnya semakin malas makan.
Salah satu cara mengatasi anak GTM saat batuk pilek adalah menciptakan lingkungan yang nyaman, dengan menjaga suhu ruangan tetap hangat dan tidak terlalu lembap.
Tips Mengatasi Anak GTM saat Batuk Pilek

Selain melakukan cara mengatasi anak GTM saat batuk pilek di atas, Moms juga bisa mencoba beberapa tips tambahan agar si Kecil lebih tertarik makan dan tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, seperti berikut ini:
- Berikan Makanan dalam Porsi Kecil
Saat sakit, si Kecil mungkin merasa cepat kenyang atau tidak nyaman makan dalam porsi besar. Sebagai solusinya, coba berikan makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.
- Variasikan Tekstur Makanan
Tekstur makanan bisa berpengaruh pada kenyamanan si Kecil saat makan, terutama jika ia mengalami sakit tenggorokan atau hidung tersumbat.
Pilih makanan yang mudah ditelan dan tidak mengiritasi tenggorokan, seperti bubur, sup, atau puree buah.
- Berikan Makanan Favorit Si Kecil
Saat si Kecil kehilangan nafsu makan karena batuk pilek, coba tawarkan makanan favoritnya terlebih dahulu, Moms. Agar tetap sehat dan bernutrisi, pastikan makanan tersebut mengandung bahan-bahan bergizi seperti buah, sayur, dan protein hewani. Dengan begitu, si Kecil tetap mendapatkan asupan yang dibutuhkan meskipun makannya sedikit.
- Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan
Membuat waktu makan menjadi lebih menyenangkan bisa membantu mengatasi GTM saat batuk pilek.
Moms bisa mencoba berbagai cara, misalnya dengan menyajikan makanan dengan tampilan menarik seperti memotong buah dan sayur dalam bentuk lucu, atau gunakan alat makan dengan gambar karakter favoritnya.
- Konsumsi Madu Vitummy
Ketika si Kecil batuk pilek tidak nafsu makan, Moms juga bisa memberikan Madu Vitummy untuk membantu mengembalikan nafsu makan si Kecil.
Vitamin penambah nafsu makan dari Vitummy hadir dengan formula baru Selenium Silver Pro yang tidak hanya meningkatkan daya tahan tubuh, tetapi juga membantu si Kecil lebih lahap makan.
Diperkaya dengan madu hutan asli, ekstrak pepaya, bawang putih, temulawak, dan temu hitam, Vitummy bekerja secara alami untuk mendukung pemulihan si Kecil. Ditambah lagi, rasanya yang enak dengan aroma jeruk segar pasti disukai anak-anak.
Menghadapi anak GTM saat batuk pilek memang bisa jadi tantangan tersendiri.
Tapi, dengan sedikit kesabaran dan dengan menerapkan cara mengatasi anak GTM saat batuk pilek di atas, si Kecil tetap bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk mempercepat pemulihannya.
Jangan lupa berikan Madu Vitummy sebagai pendamping alami agar si Kecil cepat pulih dan kembali ceria!






