logo madu vitummy
Search
Close this search box.

8 Ciri Ciri Flu Singapura pada Anak, Ketahui Sebelum Terlanjur!

berikut ciri ciri flu singapura pada anak

Penyakit flu singapura biasanya menyerang seseorang dengan daya tahan tubuh lemah, terutama anank-anak. Kondisi tersebut menjadikan setiap orang tua harus meningkatkan imun tubuh anak. Selain itu, juga harus lebih mengenali penyakit flu Singapura yang bisa menyerang anak-anak.

Tujuannya untuk mencegah mereka terhindar dari bahaya penyakit tersebut. Lalu, apa saja ciri ciri flu singapura pada anak? Ketahui selengkapnya di artikel berikut, ya!

Apa itu Flu Singapura? 

Flu Singapura juga dikenal sebagai hand, foot, and mouth disease (HFMD). Flu ini termasuk jenis penyakit yang disebabkan oleh enterovirus. Adapun sasarannya adalah menyerang anak-anak usia di bawah 5 tahun. 

Penyakit yang dapat menyebar dengan mudah ini awalnya ditemukan di Toronto, Kanada tahun 1957. Meski awal ditemukannya di Kanada, akan tetapi namanya adalah flu Singapura. Penamaan ini dilatarbelakangi gejalanya yang mirip dengan flu di Singapura. 

Sampai sekarang, belum ditemukan pengobatan khusus yang efektif untuk jenis flu yang satu ini. Oleh karenanya, setiap penderitanya disarankan untuk mendapat perawatan dokter karena berisiko mengalami dehidrasi dan kesulitan menelan. 

Ciri ciri Flu Singapura pada Anak 

tanda tanda flu singapura pada anak

Seperti telah disebutkan, anak yang mengalami flu jenis ini umumnya berumur di bawah 5 tahun. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut, mereka belum memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Sehingga, mudah terpapar patogen penyebab penyakit. 

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan anak usia 5–10 tahun juga bisa mengalaminya. Kondisi ini bisa diidentifikasi dari ciri ciri flu Singapura pada anak. Adapun cirinya sebagai berikut. 

1. Nafsu Makan Menurun 

Menurunnya nafsu makan anak adalah kondisi di mana mereka kehilangan selera untuk makan sehingga tidak ingin makan. Kondisi ini menjadikan kebutuhan tubuh akan nutrisinya tidak terpenuhi, sehingga daya tahan tubuhnya pun bisa menurun. 

Moms harus ketahui bahwa penderita flu Singapura sering ditandai dengan nafsu makan yang menurun. Akibatnya, daya tahan tubuhnya semakin lemah hingga mudah mudah terserang patogen penyebab penyakit.

Maka dari itu, penting untuk menjaga nafsu makannya sebagai salah satu upaya menjaga daya tahan tubuh. Jika Moms kesulitan mengupayakan hal itu sendirian, Moms bisa mencoba memberikan vitamin penambah nafsu makan anak

2. Demam Tinggi dan Batuk 

Anak yang mengalami demam tinggi disertai batuk menunjukkan gejala flu Singapura. Hal ini dikarenakan virus yang masuk ke dalam tubuh sedang menyerang sistem daya tahan tubuh. Akibatnya, tubuh bisa mengalami demam dan batuk. 

3. Muncul Ruam Merah 

Gejala flu Singapura pada anak selanjutnya adalah munculnya ruam merah. Adapun beberapa bagian tubuh yang mengalaminya, seperti tangan, kaki, mulut, dan pantat. 

4. Sariawan

Sariawan (stomatitis) merupakan peradangan pada mulut yang terasa nyeri, sehingga bisa mengganggu pengidapnya untuk makan, berbicara, dan tidur. Pengidap flu Singapura akan menunjukkan gejala sariawan pada bagian gusi dan lidah. 

5. Luka Melepuh 

Ciri selanjutnya adalah luka seperti melepuh pada bagian lidah, gusi, dan dalam pipi. Hal ini menjadikan anak sulit mengonsumsi makanan. Akibatnya, nafsu makannya menurun. 

6. Nyeri Tenggorokan 

Nyeri tenggorokan sering dirasakan para penderita penyakit ini. Akibatnya, mereka menjadi sulit menelan makanan, sehingga sistem daya tahan tubuhnya semakin lemah. Kondisi ini menjadikan tubuh sulit melawan perkembangan patogen penyebab penyakit. 

7. Sakit Perut 

Penderita flu Singapura juga bisa mengalami gangguan pencernaan. Salah satu tandanya adalah mengalami sakit perut yang sangat. 

8. Rewel 

Rewel merupakan tanda yang sering ditunjukkan penderita, terutama bayi atau anak-anak. Hal ini dikarenakan mereka mengalami banyak gejala atau gangguan dalam tubuhnya. 

Penyebab Flu Singapura pada Anak 

Setelah mengetahui ciri-cirinya, Moms juga harus tahu apa penyebab penyakit ini? Dilansir dari laman EMC Healthcare, flu Singapura disebabkan oleh Strain Coxsackievirus jenis A16. Jenis virus ini menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang yang lain. 

Proses infeksinya dalam tubuh terjadi melalui mulut, yaitu sekitar amandel. Virus ini kemudian masuk ke dalam sistem pencernaan. Di sinilah terjadi penyebaran ke seluruh tubuh melalui aliran darah. 

Adapun bentuk penyebarannya seperti berikut. 

  • Cairan atau droplet dari hidung maupun tenggorokan yang keluar saat bersin. 
  • Air liur atau ludah yang terlempar ke udara saat batuk. 
  • Cairan yang berasal dari luka melepuh. 
  • Benda yang sudah terkontaminasi oleh kotoran (tinja) pengidap. 

Cara Mengatasi Flu Singapura 

cara mengatasi flu singapura pada anak

Flu singapura pada anak sebenarnya tidak berbahaya. Pasalnya, penyakit ini bisa sembuh dalam waktu dua minggu. Meski demikian, bukan berarti Moms boleh mengabaikannya, sehingga kondisinya semakin buruk. 

Moms bisa melakukan berbagai upaya untuk mengatasi flu Singapura. Lalu, apa saja cara yang bisa dilakukan? Dilansir dari laman Hermina Hospitals, berikut beberapa caranya. 

  • Memberikan obat tertentu, seperti paracetamol dan ibuprofen untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri pada anak. 
  • Memastikan anak bisa beristirahat total di rumah, yaitu sampai kondisinya membaik dan pulih seperti sebelumnya. 
  • Memberikan air minum yang cukup untuk meredakan tenggorokan yang sakit akibat infeksi virus. 
  • Memberikan makanan dengan rasa dan tekstur yang lebih aman untuk dikonsumsi, seperti sup yang bertekstur lunak. Selain itu, juga jenis makanan yang mudah ditelan, misalnya bubur. Hindari makanan dan minuman yang asam dan pedas. 
  • Menjaga kebersihan dengan rutin, seperti sering mencuci tangan dengan sabun terutama setelah buang air besar dan lebih sering mengganti popok anak. 
  • Mengoleskan krim antigatal pada bagian kulit yang mengalami ruam dan bintil air. 
  • Mengajarkan anak cara menjaga kebersihan diri, termasuk mengajarkannya untuk tidak berbagi peralatan makan atau minum saat mengidap flu Singapura.

Itulah beberapa ciri ciri flu singapura pada anak dan cara yang bisa Moms lakukan apabila si Kecil terlanjur mengalaminya. 

Madu Vitummy untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 

Selain melakukan berbagai cara yang telah disebutkan sebelumnya, Moms juga bisa memberikan Madu Vitummy. Madu untuk daya tahan tubuh ini dilengkapi dengan formula Selenium Silver Pro. 

Formula tersebut dirancang untuk bisa meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga anak lebih sehat. Caranya dengan mengonsumsinya setiap hari. 

Anak dengan daya tahan tubuh yang baik akan terhindar dari dari virus atau bakteri penyebab penyakit. Salah satunya dapat mencegah si Kecil dari terpapar flu Singapura. 

Oleh karena itu, Moms harus dapatkan produk Madu Vitummy sekarang juga melalui website resminya di www.maduvitummy.id

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?