Insecure Bisa Terjadi Pada Siapapun, Ini 5+ Tandanya

Sebagian dari kita mungkin pernah merasa cemas, takut, tidak pantas, atau tidak mampu untuk melakukan sesuatu. Nah, hal itu merupakan tanda bahwa kita sedang merasa insecure.

Singkatnya, insecure adalah perasaan cemas, ragu, atau kurang percaya diri sehingga seseorang merasa tidak aman.

Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang merasa cemburu, atau bahkan membandingkan dirinya dengan orang lain dan selalu menanyakan pendapat orang lain tentang dirinya.

Sebenarnya, insecure adalah hal yang normal, tapi jika terjadi secara terus menerus dan tidak ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan masalah lain pada penderitanya, seperti masalah hubungan sosial atau masalah dalam pekerjaannya.

Ngomong-ngomong tentang insecure, apa sih penyebabnya? Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak bersama penjelasannya.

Baca Juga: Ketahui Yuk, Cara Agar Cepat Tidur Nyenyak untuk Bayi

Mengenal Arti Insecure dalam Psikologi

vitummy | Insecure Bisa Terjadi Pada Siapapun, Ini 5+ Tandanya

Dilansir dari Fakultas Psikologi Universitas Tarumanegara, insecure adalah kondisi di mana seseorang merasa tidak aman, serta menganggap dunia dan manusia sebagai ancaman yang berbahaya.

Umumnya, orang yang mengalami kondisi ini akan merasa ditolak, terisolasi, pesimis, cemas, tak bahagia, merasa bersalah, tidak percaya diri, egois, dan cenderung neurotik sehingga mereka akan berusaha untuk mendapatkan kembali rasa aman dengan berbagai cara.

Penyebab Umum Insecure dalam Psikologi

Menurut Melanie Greenberg, Ph.D, seorang psikolog klinis, ada 3 penyebab umum insecure dalam psikologi, yaitu:

Kegagalan atau Penolakan

Moms, ketika seseorang gagal melakukan sesuatu, ia akan merasa sulit untuk berpikir hal baik saat itu juga.

Pada akhirnya, pikiran negatif pun akan mendominasi dan menyebabkan seseorang berpikir bahwa perjuangan dan usahanya selama ini tidak membuahkan hasil.

Dengan begitu, kegagalan dan penolakan akan berdampak dua kali lipat pada kepercayaan diri seseorang.

Kecemasan Sosial

kecemasan sosial bisa menyebabkan seseorang takut untuk dievaluasi atau dikritik oleh orang lain, entah itu kritik terhadap penampilan atau hasil kerjanya.

Kondisi tersebut kemudian akan membuat seseorang merasa tidak percaya diri sehingga ia menghindari situasi sosial karena merasa tidak nyaman.

Menurut Melanie Greenberg, Ph.D, kondisi ini umumnya didasari oleh penyimpangan kepercayaan diri tentang harga diri pengidapnya.

Perfeksionisme

Selain kegagalan dan kecemasan sosial, perfeksionisme juga disebut sebagai penyebab umum terjadinya insecure.

Dilansir dari Alodokter, perfeksionis merupakan sifat yang membuat seseorang selalu berusaha untuk tampil sempurna dengan menetapkan standar yang terlalu tinggi untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain.

Perfeksionis ini sering sekali disertai dengan kritik berlebih terhadap diri sendiri atau terhadap orang lain sehingga hal-hal yang dihasilkan harus selalu berstandar tinggi sempurna.

Padahal, hidup tak selalu sesuai dengan apa yang diinginkan sehingga mungkin akan timbul rasa kecewa dan menyalahkan diri sendiri karena apa yang ia perbuat atau dapatkan kurang sempurna dan tidak sesuai dengan harapannya.

Faktor Risiko Terjadinya Insecure

vitummy | Insecure Bisa Terjadi Pada Siapapun, Ini 5+ Tandanya

Moms, faktor risiko insecure merupakan keadaan-keadaan yang bisa mempengaruhi seseorang mengalami insecure. Dilansir dari Gramedia, faktor-faktor terjadinya insecure adalah:

Faktor Pendidikan

Moms, sejak dulu hingga sekarang, pendidikan kerap dianggap sebagai ukuran status sosial, baik itu untuk status sosial perempuan atau laki-laki.

Bahkan, pendidikan pun dijadikan sebagai standar penghasilan dan status seseorang di suatu perusahaan atau tempat bekerja.

Dengan begitu, pendidikan yang tinggi menjadi prioritas utama untuk meningkatkan rasa percaya diri dan penyeimbang bagi mereka yang menjadi pusat perhatian.

Sebaliknya, pendidikan yang rendah bisa membuat seseorang menjadi tidak percaya diri dan takut akan terlihat atau dianggap sebagai orang yang mampu mengerjakan tugas atau mendapatkan pencapaian yang bagus.

Faktor Finansial

Selain faktor pendidikan, keadaan finansial juga menjadi faktor seseorang menjadi tidak percaya diri. Finansial dianggap sebagai tolak ukur untuk menentukan keberhasilan seseorang dan kemudahan menjalani hidup.

Misalnya, ketika penghasilan seseorang lebih rendah dari orang terdekatnya, orang tersebut akan menjadi kurang percaya diri.

Faktor Karir

Moms, karir juga bisa menjadi faktor terjadinya seseorang merasa tidak percaya diri. Biasanya, faktor karir lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan karena laki-laki dituntut untuk menafkahi keluarga di kemudian hari.

Faktor Fisik

Perempuan lebih sering merasa tidak percaya diri karena penampilan fisik. Penampilan fisik yang dimaksud adalah wajah, warna kulit, tinggi badan, postur tubuh, atau berat badan.

Jika seseorang, baik itu laki-laki atau perempuan memiliki penampilan fisik yang tidak sesuai dengan standar yang ada di masyarakat dan sosial, akan ada kemungkinan ia merasa tidak percaya diri. Apalagi jika ia pernah mengalami body shaming atau penghinaan fisik sebelumnya.

Faktanya, kebanyakan orang menganggap bahwa standar fisik sempurna adalah kulit putih, tinggi, dan langsing sehingga orang yang memiliki kulit lebih gelap, pendek, atau gemuk dari teman-teman dan pasangannya akan merasa tidak percaya diri.

Misalnya, ketika laki-laki memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari pasangannya, ada kemungkinan ia akan mengalami rasa kurang percaya diri.

Faktor Keluarga dan Pola Asuh

Moms, pola asuh yang kurang tepat bisa menjadi faktor anak merasa insecure ketika dewasa.

Misalnya, sering membandingkan prestasi dan kemampuan si kecil dengan saudaranya yang lain atau sering membentak dan memarahi di depan umum juga bisa menjadi faktor terjadinya insecure.

Gangguan Mental

Selain faktor fisik, karir, dan finansial, faktor terjadinya insecure adalah gangguan mental.

Dilansir dari Alodokter, insecure bisa menjadi tanda dari sejumlah gangguan mental, seperti depresi, gangguan kecemasan, gangguan kepribadian narsistik, atau gangguan kepribadian paranoid.

Tanda-Tanda Seseorang Mengalami Insecure

vitummy | Insecure Bisa Terjadi Pada Siapapun, Ini 5+ Tandanya

Moms, ada banyak gejala yang bisa menandakan seseorang mengalami insecure. Dilansir dari laman Alodokter, tanda-tanda insecure adalah:

  • Mencoba membuat orang lain merasa insecure, seperti menunjukkan kelebihannya agar tampak lebih hebat dari lawan bicaranya.
  • Memamerkan diri secara terselubung, alias merendah untuk meroket. Contohnya pura-pura tidak bisa dan melihat celah untuk memamerkan dan menyombongkan keahliannya di depan orang lain.
  • Menceritakan pencapaian dirinya setiap saat, seperti menceritakan tentang gaya hidupnya yang mewah atau tingkat pendidikannya yang tinggi agar terlihat yakin bahwa ia hidup dengan sempurna.
  • Menyalahkan diri sendiri ketika sesuatu tidak berjalan sempurna.
  • Menarik diri dari lingkungan sosial dan menjadi pendiam dari sebelumnya.

Tanda-Tanda Insecure dalam Hubungan

vitummy | Insecure Bisa Terjadi Pada Siapapun, Ini 5+ Tandanya
  • Sering menuntut kasih sayang dari pasangan

    Seseorang yang mengalami insecure biasanya akan selalu menuntut pasangannya untuk menunjukkan bukti bahwa ia menyayangi dan mencintainya.

    Dilansir dari laman Hello Sehat, seseorang yang insecure akan sering membandingkan perasaan sayang yang ia terima dengan perasaan yang ia tunjukan atau ia berikan kepada pasangannya.

    Selain itu, orang yang mengalami insecure biasanya akan membandingkan perlakuan pasangannya terhadap dirinya dengan teman-teman atau mantan kekasih pasangannya.

  • Sering cemburu buta terhadap pasangan

    Moms, rasa cemburu ketika menjalin hubungan dengan seseorang memang wajar terjadi.

    Namun, jika kecemburuan tersebut terjadi secara berlebihan, bisa mempengaruhi kualitas hubungan pasangan kekasih atau suami istri secara signifikan.

  • Sering stalk dan membandingkan diri dengan mantannya pasangan

    Sering stalk dan membandingan diri sendiri dengan mantan kekasih pasangan kita adalah tanda insecure dalam hubungan, lho.

    Tanpa sadar, ketika kita melihat sosial media atau mencari tahu hal-hal tentang mantan kekasih pasangan kita, itu menunjukkan bahwa kita tidak percaya diri sehingga seakan-akan kita harus lebih sempurna dibanding mantan kekasih pasangan kita.

    Jadi, jika moms masih sering kepoin sosial media atau hal-hal yang berkaitan dengan masa lalu pasangan kita, apalagi masih mengungkit-ngungkit dalam hubungan sekarang, mending kita udahin, yuk.

    Alih-alih mencari tahu tentang masa lalu pasangan kita, mending kita fokus menjaga kesehatan keluarga kita, terutama si kecil. Caranya, dengan memberikan Madu Vitummy setiap pagi dan malam sebelum tidur.

    Dengan Madu Vitummy, nafsu makan anak naik, daya tahan tubuh meningkat, dan bebas cacingan. Dengan begitu, si kecil akan tumbuh sehat, pintar, dan bebas insecure.

Share on:

Seorang pembelajar yang tertarik dengan hal-hal kesehatan dan digital, serta gemar dalam membuat konten artikel terkait gaya hidup sehat.

Tinggalkan komentar