Table manner itu tidak hanya untuk orang dewasa ya, Moms. Sebab, anak-anak juga bisa dilatih sejak dini untuk memiliki etika atau perilaku yang sopan, terutama ketika makan. Etika ini sangat penting untuk menciptakan suasana makan yang nyaman.
Tapi, bagaimana tips mengajarkan table manner pada anak? Moms tidak perlu khawatir, sebab artikel ini akan menyajikan cara-caranya secara detail. Yuk, simak di bawah ini agar Moms bisa mengajarkannya pada si Kecil!
Alasan Table Manner Penting untuk Anak Sejak Usia Dini

Mengapa kegiatan table manner penting? Pada prinsipnya, table manner merupakan dasar bersikap seseorang, yang dalam hal ini dilakukan ketika makan. Etika kesopanan ini nyatanya perlu diajarkan sejak dini.
Berikut beberapa alasan table manner penting untuk anak sejak usia dini:
1. Meningkatkan Percaya Diri Anak
Mengajarkan table manner pada anak secara otomatis akan membantu meningkatkan rasa percaya dirinya. Sebab, dengan cara ini, anak akan lebih mudah menyesuaikan diri di lingkungan barunya. Misalnya, ketika ia harus makan di rumah temannya, di restoran, atau di acara formal. Pada situasi-situasi tersebut, ia akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan etika kesopanan yang dimiliki, tanpa harus malu dan tidak percaya diri.
2. Menghormati Orang Lain
Selanjutnya, pentingnya table manner adalah membuat anak bisa lebih menghormati orang lain, terutama ketika sedang makan bersama. Hal ini bisa dilihat dari tindakannya, percakapannya, dan usahanya, baik ketika menyiapkan makanan maupun ketika makan. Selain untuk dirinya sendiri, hal ini sangat penting untuk orang lain agar nyaman di dekatnya.
3. Mengajarkan Sopan Santun dan Etika
Etika atau sopan santun ketika makan juga sangat penting dimiliki oleh anak-anak. Tujuannya agar mereka tahu dasar-dasar aturan ketika makan, seperti menggunakan alat makan, cara makan, dan cara bersikap yang benar ketika makan. Tidak hanya itu, ia juga akan paham mengenai batasan untuk tidak membuang-buang makanan.
4. Membantu Proses Pengembangan Diri
Table manner atau etika ketika makan sangat memengaruhi proses pengembangan diri anak-anak. Sebab, kebiasaan etika yang baik akan membentuk karakternya menjadi lebih sabar, baik hati, dan memiliki toleransi tinggi terhadap orang lain.
5. Mempersiapkan Masa Depan
Peran table manner juga sangat penting untuk mempersiapkan masa depan yang baik. Pasalnya, di masa dewasa akan banyak situasi profesional yang mengharuskan seseorang makan bersama, seperti dengan rekan kerja, keluarga besar, dan lain sebagainya.
Situasi-situasi tersebut tentunya membutuhkan etika kesopanan yang sudah terlatih sejak kecil. Oleh karenanya, penting untuk mengajarkan table manner sejak usia dini.
Itulah beberapa alasan yang menjadikan table manner penting tidak hanya untuk orang dewasa, tapi juga anak-anak. Sebagai orang tua, Moms tentu memahami aspek-aspek tersebut jadi nilai positif untuk mengajarkan si Kecil etika makan sejak dini.
Tips Mengajarkan Table Manner pada Anak

Nah, bagaimana cara mengajarkan etika atau aturan makan pada anak? Seperti Moms ketahui, anak-anak masih dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Kondisi ini sering membuatnya sulit diatur, terlebih untuk mempelajari aturan tertentu seperti aturan makan.
Tapi, pada masa anak-anak juga, mereka akan lebih mudah merekam segala sesuatu yang diajarkan sejak dini. Kondisi tersebut menjadikannya sangat menentukan pengalamannya ketika dewasa, termasuk pengalaman table manner.
Moms bisa mendukung kemampuan table manner si Kecil sejak usia dini dengan beberapa cara berikut:
1. Ajarkan Urutan Kebersihan ketika Makan
Cara yang pertama bisa Moms ajarkan pada si Kecil, yaitu membiasakan dalam kondisi bersih ketika makan. Sebagai orang tua, Moms bisa mengajarkan mencuci tangan, baik sebelum dan sesudah makan.
Ketika anak sedang melakukan aktivitas tersebut, Moms bisa sembari menyampaikan bahwa mencuci tangan akan mencegah dari kontaminasi bakteri. Hal ini tentu akan mencegah bakteri masuk ke tubuh, sehingga akan selalu sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.
Selain itu, menjaga kebersihan juga membuat orang lain yang di sekitarnya merasa nyaman. Hasilnya bisa menciptakan suasana yang kondusif, tidak hanya untuk anak itu sendiri, melainkan anggota keluarga atau orang lain yang sedang makan.
2. Tidak Membawa Barang ke Meja Makan
Cara selanjutnya, Moms bisa mengajarkan untuk tidak membawa barang-barang tertentu ke meja makan. Misalnya, sebagai orang dewasa, Moms tidak membawa ponsel, laptop, atau apa pun ke atas meja.
Contoh tersebut akan melatih anak untuk tidak membawa mainannya ke meja makan. Sebab, membawa barang-barang tertentu akan sangat mengganggu. Akibatnya, situasinya menjadi tidak nyaman atau kondusif.
3. Mengunyah dengan Perlahan
Masuk ke etika makan selanjutnya, Moms perlu mengajarkan cara mengunyah makanan dengan perlahan. Tindakan ini akan mencegah anak untuk mengunyah sambil membunyikan mulutnya.
Sebab, mengunyah sambil berbunyi termasuk tindakan yang kurang sopan ketika makan. Oleh karenanya, makan atau mengunyah secara perlahan akan mengurangi bunyi kecapan mulut yang bisa mengganggu orang di sekitarnya.
4. Ajarkan untuk Tidak Melepeh Makanan
Melepeh makanan memang sering dilakukan anak-anak ya, Moms. Meskipun demikian, tindakan tersebut dinilai kurang sopan ketika makan. Mengajarkan etika makan bisa dilakukan dengan melatih anak agar tidak melepeh makanan.
Cara yang umum dilakukan dengan memasukkan makanan yang tidak terlalu banyak ke mulut. Selain itu, juga tidak memaksakan memberikan makanan yang tidak disukai oleh anak-anak. Sebab, mengunyah makanan yang terlalu besar atau yang tidak mereka sukai justru akan memicu makanan dimuntahkan.
Oleh karenanya, menyuapinya dengan ukuran yang ideal dan memberikan makanan yang disukainya akan sangat membantu.
5. Ajarkan Cara Menggunakan Alat Makan
Alat makan anak masih terbatas, seperti sendok, garpu, piring, dan mangkuk yang serba kecil. Meski demikian, tidak semua anak ternyata mengerti dan bisa menggunakan alat-alat makan tersebut.
Melalui table manner, Moms bisa mengajarkan cara menggunakan alat makan yang umum digunakan oleh anak-anak. Cara ini akan membantu mereka menggunakan alat makannya dengan baik, meskipun jenisnya masih terbatas.
6. Ajarkan untuk Berbicara Positif
Terakhir, hal yang tidak kalah penting adalah mengajarkan anak untuk berbicara positif. Contohnya, Moms bisa mengajarkan si Kecil agar tidak pernah mencela makanan, tidak berbicara berlebihan ketika makan, dan menelan makanan sebelum berbicara.
Cara-cara tersebut akan membiasakan anak memiliki etika yang baik ketika sedang makan. Hasilnya, ia tidak akan mengganggu orang-orang di sekitarnya.
Itulah beberapa tips mengajarkan anak table manner sejak usia dini. Moms mungkin berpendapat bahwa cara-cara tersebut sangatlah sederhana. Sebab, mengajarkan table manner anak tentunya berbeda dengan orang dewasa. Oleh karenanya, meski terlihat sederhana, namun akan sangat bermanfaat bagi si Kecil.
Urutan Mengajarkan Table Manner pada Anak
Setelah tahu hal-hal yang harus diajarkan pada anak, Moms bisa menggunakan urutan berikut untuk melatih si Kecil:
- Awali dengan cuci tangan sebelum makan.
- Duduk di kursi yang telah disediakan, posisi tegak, dan jauhkan siku dari meja.
- Letakkan serbet di pangkuan atau di depan dada untuk melindungi pakaian dari noda makanan.
- Tunggu untuk memulai makan bersama anggota keluarga lainnya.
- Ambil makanan dengan menggunakan alat makan yang telah disediakan.
- Mulailah makan dengan mengunyah secara perlahan dan mulut tertutup.
- Hindari berbicara sambil mengunyah makanan.
- Selesai makan, mintalah izin untuk meninggalkan meja makan.
Itulah beberapa urutan pokok yang bisa diikuti anak-anak untuk melatih etika ketika makan. Membiasakan aktivitas tersebut akan membantunya memiliki table manner yang baik sejak kecil hingga dewasa. Yuk, ajarkan si Kecil table manner sejak usia dini, Moms!






