logo madu vitummy
Search
Close this search box.

Tidak Nafsu Makan Bisa Di ikuti 2 Gejala Berikut, Harus Dipahami!

Tidak Nafsu Makan

Tidak nafsu makan merupakan salah satu reaksi tubuh terhadap suatu penyakit yang sedang menyerang tubuh seseorang. Kondisi ini sering diikuti gejala lain, seperti mual, muntah, dan pusing. 

Berbagai gejala yang terjadi secara bersamaan dengan tidak nafsu makan bisa menjadi tanda, yaitu terkena terkena dispepsia, anemia, dan infeksi sistem pencernaan atau sistem organ lainnya. 

Artikel berikut akan membahas tentang tidak nafsu makan yang diikuti gejala mual, pusing, dan gejala sakit lainnya. 

Nah, kira-kira tidak nafsu makan yang diikuti gejala tersebut menunjukkan gejala sakit apa ya, Moms? Simak jawabannya di bawah ini yuk, Moms! 

Mengapa Bisa Terjadi Tidak Nafsu Makan? 

Tidak Nafsu Makan

Tidak nafsu makan merupakan kondisi di mana seseorang hanya memiliki sedikit keinginan untuk makan. Kondisi ini sering disebut sebagai anoreksia. Istilah ini digunakan untuk menyebut orang memiliki nafsu makan buruk, bahkan sampai yang kehilangan nafsu makan. 

Banyak faktor yang mengakibatkan seseorang tidak nafsu makan. Beberapa di antaranya karena gangguan pada saluran cerna, adanya penyakit dalam tubuh, dan kondisi mental yang kurang baik. 

Kondisi tersebut apabila terus-menerus dibiarkan tentunya dapat berakibat pada menurunnya berat badan. Selain itu, juga bisa berakibat pada masalah kesehatan yang lebih serius. 

Oleh karena itu, tidak nafsu makan harus ditangani secara cepat agar tidak berakibat fatal bagi tubuh. 

Tidak Nafsu Makan dan Mual 

Tidak Nafsu Makan

Moms, pernahkah merasa nafsu makannya berkurang yang diiringi dengan gejala lain? Mungkin Moms pernah mengalaminya diiringi dengan perasaan mual. 

Nah, hal ini sebenarnya bisa menjadi tanda suatu penyakit. Berikut beberapa penyakit yang ditandai dengan kurangnya nafsu makan dan mual. 

Sekumpulan Gejala pada Lambung (Dispepsia) 

Dispepsia merupakan suatu sindrom dari sekumpulan gejala pada perut yang dirasa kurang nyaman. Dilansir dari laman Aladokter.com, beberapa gejala dispepsia adalah sakit perut, kembung, nyeri ulu hati, dan perut terasa begah (penuh). 

Pada umumnya, masyarakat lebih mengenal berbagai gejala tersebut dalam suatu penyakit maag. Meskipun, dispepsia sebenarnya adalah sebuah sindrom atau sekumpulan gejala dan bukan merupakan penyakit. 

Akan tetapi, sindrom dispepsia ini biasanya menjadi tanda suatu penyakit. Adapun beberapa penyakit yang sering terjadi, yaitu asam lambung, gangguan pankreas, gangguan saluran empedu, gangguan lambung, dan efek samping obat. 

Berbagai penyakit tersebut dapat diketahui dengan munculnya gejala nafsu makan berkurang dan sindrom dispepsia. 

Tukak Lambung 

Tukak lambung merupakan suatu penyakit yang terjadi karena kerusakan (luka) pada lambung. Kondisi ini menjadikan seseorang mengalami sakit maag. Adapun keluhan yang sering terjadi, seperti nyeri ulu hati, kembung, dan mual. 

Nah, keluhan-keluhan tersebut biasanya menjadikan seseorang tidak nafsu makan. Oleh karena itu, nafsi makan yang rendah dan mual merupakan salah satu gejala seseorang mengalami tukak lambung. 

Infeksi/Radang Saluran Cerna 

Gastroenteritis merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan muntah dan diare. Hal ini bisa terjadi karena adanya infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan. Adapun organ saluran pencernaan yang paling sering mengalami ini adalah lambung dan usus. 

Dilansir dari laman Aladokter.com, penyakit ini sering disebabkan karena infeksi bakteri, virus, atau parasit lainnya. Tandanya, seseorang menjadi tidak nafsu makan dan mual. 

Itulah beberapa penyakit yang biasanya ditandai dengan gejala nafsu makan berkurang dan mual. 

Tidak Nafsu Makan dan Pusing 

Tidak Nafsu Makan

Selain rasa mual, pusing juga sering menjadi gejala yang mengiringi perasaan tidak nafsu makan. Nah, kondisi ini biasanya menjadi tanda seseorang kekurangan vitamin dan memiliki gangguan pada pencernaannya. 

Pasalnya, setiap penyakit yang menyerang sistem pencernaan pasti mengakibatkan tidak nafsu makan. Selain itu, menurunnya keinginan seseorang untuk makan menjadikan asupan nutrisi dalam tubuh tidak terpenuhi. Kondisi ini menjadikan munculnya rasa pusing. 

Pada kondisi tersebut, setiap orang harus tetap melakukan upaya untuk makan. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Oleh karena itu, gejala tidak nafsu makan dan pusing tidak terulang kembali. 

Itulah tanda seseorang kekurangan vitamin dan masalah pada sistem pencernaannya, yaitu nafsu makan berkurang dan pusing. 

Akan tetapi, Vitummy dengan formula “Selenium Silver Pro” terbukti 3X lebih ampuh meningkatkan nafsu makan, sehingga Vitummy bisa menjadi solusi paling efektif untuk meningkatkan nafsu makan. 

Yuk, dapatkan produk Vitummy sekarang juga dan dapatkan manfaatnya!

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?