logo madu vitummy
Search
Close this search box.

Lemas Saat Puasa Wajar Terjadi, Inilah 5+ Alasannya

lemas saat puasa

Moms, hari kemenangan sudah di depan mata, gimana puasanya apa masih kuat atau sudah mulai lemas?

Lemas saat puasa sangat wajar terjadi, apalagi pada si kecil yang baru mulai belajar berpuasa.

Kondisi ini biasanya muncul di awal-awal bulan puasa karena adanya proses penyesuaian dari perubahan pola makan, tidur, dan penurunan kadar gula darah dalam tubuh.

Meski wajar terjadi, namun lemas saat puasa jangan terlalu dianggap enteng karena bisa menghambat aktivitas sehari-hari, misalnya menghambat proses belajar si kecil di sekolah, bahkan menjadi tanda adanya masalah kesehatan pada si kecil.

Bagi orang dewasa, kondisi ini pun bisa menghambat pekerjaan atau aktivitas lainnya. Lemas saat puasa bisa membuat kita menjadi tidak mau melakukan apapun.

Penyebab Anak Lemas Saat Puasa

vitummy | Lemas Saat Puasa Wajar Terjadi, Inilah 5+ Alasannya

Moms, sebagai orang tua, kita pasti khawatir saat si kecil mengeluhkan lemas saat berpuasa.

Dengan begitu, kita mungkin akan meminta si kecil untuk membatalkan puasa karena khawatir akan mengganggu kesehatan.

Baca juga: Benarkah minum oralit bikin kenyang saat puasa?

Lalu, apa saja penyebab anak lemas saat puasa?

Kurang Asupan Kalori

Tak hanya pada orang dewasa, kurang kalori juga bisa menyebabkan si kecil menjadi lemas, lho!

Kalori ini merupakan jumlah energi yang dihasilkan dari makan dan minuman untuk membantu tubuh agar bisa beraktivitas atau menjalankan fungsinya dengan baik.

Jumlah kebutuhan kalori setiap orang pun berbeda-beda, tergantung usia, jenis kelamin, tinggi badan berat badan, serta metabolisme tubuh.

Adapun jenis-jenis makanan yang mengandung tinggi kalori di antaranya, yaitu:

  • Daging merah
  • Kacang-kacangan
  • Alpukat
  • Telur
  • Nasi
  • Ikan salmon
  • Kentang

Penting untuk diperhatikan! Meskipun tubuh membutuhkan kalori sebagai sumber energi, namun asupan kalori yang berlebihan bisa menyebabkan tubuh mengalami kenaikan berat badan berlebih.

Jadi, berikanlah asupan kalori yang cukup sesuai dengan kebutuhan, tidak lebih dan tidak kurang.

Kelebihan Karbohidrat Olahan

Selain kekurangan kalori, kelebihan karbohidrat olahan juga bisa menyebabkan lemas saat puasa, lho!

Karbohidrat memang diperlukan tubuh karena bisa menjadi sumber energi cepat. Akan tetapi, jika tubuh mendapatkan asupan karbohidrat olahan secara berlebihan, justru bisa membuat tubuh menjadi lelah dan lemas sepanjang hari.

Kekurangan Cairan

Selain faktor psikis, lemas saat puasa juga bisa disebabkan oleh kekurangan cairan. Pasalnya, setiap anak membutuhkan cairan yang berbeda-beda, tergantung dengan kondisi berat badannya.

Tak hanya itu, kondisi cuaca pun kerap mempengaruhi kebutuhan cairan si kecil. Jika moms dan si kecil tinggal di daerah yang cenderung berudara panas dan gersang, ia akan membutuhkan cairan lebih karena berisiko tinggi mengalami dehidrasi.

Bahkan, udara panas pun kerap membuat haus dan tubuh menjadi lemas.

Dilansir dari laman Kumparan, anak usia 4-8 tahun, baik itu laki-laki atau perempuan, setidaknya membutuhkan 5 gelas air per harinya.

Sementara anak perempuan usia 9-13 tahun, membutuhkan minimal 7 gelas air per hari, dan untuk anak laki-laki dengan usia serupa, membutuhkan setidaknya 8 gelas air per harinya.

Namun, kembali lagi, hal tersebut tergantung kondisi cuaca, berat badan, dan tinggi badan si kecil.

Faktor Psikis

Moms, dilansir dari laman Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, lemas saat puasa bisa disebabkan oleh psikis, seperti stres atau banyak pikiran.

Tak hanya pada orang dewasa, stres dan banyak pikiran juga bisa terjadi pada si kecil, lho!

Misalnya, terlalu banyak tugas atau ada masalah dengan teman sekolah juga bisa memicu stres dan overthinking pada anak.

Nah, kondisi tersebut bisa menyebabkan si kecil menjadi lemas saat puasa.

Kurang Tidur

Dilansir dari laman Alodokter, kurang tidur bisa membuat tubuh menjadi lemas. Apalagi jika kondisinya dibarengi dengan perut kosong seharian.

Bukan hanya menyebabkan lemas, kurang tidur juga bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai keluhan, seperti pusing, sakit kepala, mudah lupa, bahkan penurunan daya tahan tubuh dan gangguan pertumbuhan pada anak.

Jadi, agar si kecil tidak lemas saat puasa, pastikan ia mendapatkan kualitas tidur yang baik, yaitu dengan tidur lebih awal dari waktu biasanya. Sebab, saat puasa, ia harus bangun lebih awal untuk melaksanakan makan sahur.

Cara Mengatasi Lemas Saat Puasa

vitummy | Lemas Saat Puasa Wajar Terjadi, Inilah 5+ Alasannya

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa puasa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Namun, bagaimana jika puasa justru membuat si kecil menjadi sangat lemas, pucat, dan terus mengeluhkan lapar?

Moms pasti khawatir kan?

Nah, agar si kecil tidak lemas saat puasa dan tetap ceria seperti biasanya, cobalah untuk melakukan langkah-langkah berikut ini:

Tidur Siang

Moms, siang hari merupakan waktu di mana rasa lapar dan haus terasa lebih berat daripada jam-jam lainnya?

Apalagi jika kondisi cuaca yang sangat panas dan terik, jangankan anak-anak, orang dewasa pun pasti akan mengeluhkan gerah dan haus.

Bayangkan es atau sirup yang segar mungkin akan menghampiri si kecil sehingga ia mengeluhkan haus dan ingin buka puasa.

Tak hanya itu, udara panas juga bisa membuat si kecil menjadi lemas karena berkeringat dan kehilangan cairan tubuh.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, moms bisa mengajak si kecil untuk tidur siang.

Selain mengalihkan rasa lapar dan haus, tidur siang juga bisa memenuhi kebutuhan istirahat si kecil.

Sebab, saat puasa, si kecil harus bangun lebih awal untuk melaksanakan sahur dibanding waktu di luar bulan puasa sehingga ia mengalami kurang tidur.

Kurang tidur pun bisa menyebabkan si kecil menjadi lemas saat puasa. Bahkan untuk beberapa anak, kurang tidur bisa membuat mereka mengalami sakit kepala, pusing, dan rewel.

Mengajak Anak Melakukan Kegiatan Menyenangkan

vitummy | Lemas Saat Puasa Wajar Terjadi, Inilah 5+ Alasannya

Untuk mengalihkan rasa lemas dan lapar, moms bisa mengajak si kecil untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan.

Misalnya, membaca buku, menonton film, atau melakukan permainan edukatif yang baik untuk perkembangan motorik anak.

Melakukan kegiatan yang menyenangkan bisa memperbaiki suasana hati si kecil sehingga ia terhindar dari keinginan untuk mengeluh.

Meski begitu, hindari melakukan aktivitas yang terlalu berat, ya moms. Hal tersebut bisa membuat si kecil menjadi semakin lelah dan lemas.

Menyiapkan Makanan Buka Puasa

vitummy | Lemas Saat Puasa Wajar Terjadi, Inilah 5+ Alasannya

Moms, anak kecil sangat menyukai apa yang sedang dilakukan oleh orang tuanya.

Dengan begitu, ajaklah si kecil untuk menyiapkan makanan buka puasa bersama-sama.

Mulai dari mengajaknya berbelanja dan memilih bahan makanan untuk buka puasa, hingga menata hidangan di meja.

Meski di hadapannya banyak makanan, namun hal ini bisa mendorong si kecil untuk lebih semangat lagi menunggu datangnya waktu buka puasa.

Selain itu, hal ini juga bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan si kecil, lho!

Itulah informasi tentang lemas saat puasa. Untuk membantu mempertahankan keceriaan dan kesehatan si kecil selama puasa, selalu konsumsi Madu Vitummy setiap sahur dan berbuka puasa.

Madu Vitummy merupakan madu yang mengandung ekstrak rempah-rempah pilihan, seperti temulawak, temu hitam, bawang putih, dan pepaya yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Selain itu, Madu Vitummy bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah anak dari risiko infeksi cacingan.

Yuk, rutin minum Madu Vitummy sehari dua kali untuk mendapatkan daya tahan tubuh yang kuat dan bebas cacingan.

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?