logo madu vitummy
Search
Close this search box.

5 Cara Mengatasi Badan Panas Tapi Kedinginan, Mencegah Selalu Lebih Baik!

cara mengatasi badan panas tapi kedinginan

Badan panas atau demam merupakan respon alami tubuh melawan serangan patogen penyebab penyakit. Respon ini sering diiringi dengan gejala lain, seperti perasaan dingin yang dialami penderita demam. 

Kondisi tersebut kemudian sering dinamakan gejala panas dingin. Pasalnya, meskipun tubuh dalam keadaan demam atau panas tubuhnya meningkat, akan tetapi penderita justru merasakan kedinginan. 

Penting untuk Moms tahu bagaimana cara mengatasi badan panas tapi kedinginan, hal ini karena apabila salah menanganinya bisa sangat berbahaya ya, Moms.

Penyebab Badan Panas Tapi Kedinginan 

demam pada anak

Sebelum membahas cara mengatasinya, Moms harus tahu terlebih dahulu penyebab badan panas yang diiringi perasaan dingin.

1. Infeksi Patogen

Patogen merupakan berbagai organisme yang berpotensi menyebabkan penyakit dalam tubuh. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dalam laman Klik Dokter, terdapat beberapa jenis patogen, seperti virus, bakteri, jamur, atau parasit lainnya. 

Saat berbagai patogen tersebut menginfeksi tubuh maka sistem kekebalan (imun) akan melakukan perlawanan. Proses ini memicu seseorang mengalami demam yang ditandai dengan gejala panas dingin. 

Kondisi tersebut menjadikan infeksi patogen menjadi salah satu penyebab badan panas tapi kedinginan. 

2. Hipotermia 

Penyebab selanjutnya tubuh seseorang mengalami panas dingin adalah hipotermia ya, Moms. Hipotermia merupakan kondisi darurat medis yang terjadi ketika tubuh lebih cepat kehilangan panas dibandingkan panas yang dihasilkan. 

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, kondisi hipotermia pada seseorang memicu tubuh mengalami panas dingin. Sebabnya, tubuh sedang mengalami paparan suhu yang rendah. Adapun suhu inti rata-rata tubuh adalah 37oC. 

Seseorang yang mengalami suhu tubuh jauh di bawah suhu rata-rata secara terus-menerus maka berpotensi mengalami hipotermia. Oleh karenanya, hipotermia juga menjadi penyebab badan panas dingin. 

3. Efek Samping Obat 

Konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan badan panas dingin. Kondisi ini sering terjadi, terutama ketika seseorang mengonsumsi obat tidak berdasarkan rekomendasi dokter. 

Alasannya, setiap obat biasanya memiliki efek samping tertentu pada tubuh yang mengonsumsinya. Hal ini menjadikan setiap orang harus waspada terhadap obat-obat yang dikonsumsinya. 

Selain itu, sebelum mengonsumsi suatu obat, Moms juga harus membaca aturan minum dan efek sampingnya terlebih dahulu. Melakukan hal ini bisa menjadi pertimbangan untuk lanjut meminumnya atau tidak. 

4. Aktivitas Ekstrim

Setiap orang memiliki banyak aktivitas setiap hari, mulai dari yang ringan, sedang, hingga ekstrim. Beberapa jenis aktivitas ekstrim, seperti lari maraton, angkat beban, dan hiking dapat memengaruhi perubahan suhu inti tubuh. 

Salah satu dampak dari proses tersebut adalah munculnya sensasi kedinginan pada tubuh. Tidak hanya itu, pada kondisi yang lebih parah juga diiringi gejala seperti pusing, kelelahan, kram otot, serta mual dan muntah. 

Orang yang mengalami kondisi demikian dapat merasakan gejala panas dingin pada tubuhnya. Oleh karenanya, Moms perlu berhati-hati. 

5. Hipotiroidisme

Hipotiroidisme menurut laman Klikdokter merupakan kondisi yang ditandai dengan produksi hormon tiroid yang rendah dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan tubuh lebih peka terhadap suhu dingin. Akibatnya, seseorang bisa mengalami gejala menggigil. 

Selain itu, kondisi lain yang mengiringi gejala ini adalah wajah bengkak, berat badan naik, kulit kuku dan rambut menjadi kering, bahkan hingga kelemahan pada otot. Pada keadaan seperti ini, seseorang sering mengalami panas dingin. 

6. Hipoglikemia 

Salah satu gejala hipoglikemia adalah otot-otot tubuh yang melemah sehingga memicu perasaan gemetar. Hal ini dinilai serupa dengan kondisi seseorang yang menggigil. Penyebabnya adalah kadar gula yang turun secara tidak normal. 

Oleh karena itu, hipoglikemia termasuk penyebab menggigil yang harus diketahui. 

7. Malnutrisi 

Dilansir dari laman Klikdokter, malnutrisi merupakan kondisi tubuh seseorang kekurangan nutrisi. Hal ini biasanya terjadi secara terus-menerus. Akibatnya, tubuh menjadi lemah, sulit konsentrasi, meriang, hingga pingsan. 

Malnutrisi ini umumnya terjadi pada anak-anak. Saat mereka mengalami malnutrisi biasanya salah satu tandanya adalah demam yang disertai menggigil. 

8. Ketakutan atau Kecemasan 

Penyebab menggigil yang terakhir adalah karena ketakutan atau kecemasan akan suatu hal. Pasalnya, kondisi ini merupakan reaksi alami tubuh terhadap situasi tertentu. 

Pemicunya adalah mekanisme neurobiologis yang membuat seseorang melepaskan dopamin. Menurut laman Halodoc, dopamin merupakan zat kimia di dalam otak yang bisa meningkatkan kadar seseorang mengenai sensasi yang menyenangkan. 

Baca Juga: Diare Karena Masuk Angin, Emang Bisa?

Cara Mengatasi Badan Panas Tapi Kedinginan

cara mengatasi badan panas tapi kedinginan

Setelah mengetahui penyebabnya, kini saatnya Moms mengetahui cara mengatasinya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan ketika seseorang mengalami demam disertai menggigil. Dirangkum dari berbagai sumber, berbagai upayanya seperti berikut. 

1. Istirahat dengan Cukup 

Istirahat masih dinilai sebagai cara yang sangat efektif untuk mengatasi berbagai kondisi kurang baik dalam tubuh. Salah satunya ketika seseorang mengalami demam yang disertai menggigil ya, Moms. 

Alasannya, istirahat akan membantu tubuh dalam menurunkan atau menaikkan suhu tubuhnya agar kembali normal. Oleh karenanya, Moms harus memastikan agar si Kecil istirahat dengan cukup. 

2. Mengonsumsi Air Putih 

Tubuh yang sedang dalam kondisi demam sangat memerlukan cairan. Caranya dengan mengonsumsi air putih lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini akan mendukung pemenuhan kebutuhan cairan dalam tubuh. 

Hasilnya, suhu tubuh menjadi lebih stabil dan menurunkan risiko kedinginan yang menyebabkan seseorang menggigil. Pasalnya, tubuh tetap terhidrasi dengan konsumsi air putih. 

3. Kompres Air Hangat 

Air hangat sangat bermanfaat untuk menstabilkan suhu tubuh, terutama ketika seseorang sedang mengalami kedinginan. Hal ini menjadikan Moms bisa melakukan kompres air hangat ketika si Kecil demam yang disertai menggigil. 

Cara tersebut dapat membantu penderita yang menggigil ketika demam bisa lebih hangat. Meski demikian, cara ini perlu sangat diperhatikan. Pasalnya, apabila air yang digunakan terlalu panas justru dapat memperburuk keadaan. 

4. Menggunakan Baju yang Longgar 

Pemilihan baju menjadi sangat penting untuk mengatasi demam. Meskipun gejala yang menyertainya adalah kedinginan, akan tetapi menggunakan baju yang berlapis-lapis sangat tidak direkomendasikan. 

Alasannya, semakin tebal baju yang digunakan justru akan menghambat sirkulasi udara tubuh semakin buruk. Artinya, suhu tubuh yang sedang panas tidak bisa keluar dengan baik. Hasilnya, demam menjadi tidak turun. 

Oleh karenanya, dengan menggunakan pakaian yang normal, yaitu tidak terlalu tebal akan membuat demam cepat turun dan tidak lagi kedinginan. 

5. Minum Madu Vitummy 

Madu Vitummy merupakan madu untuk daya tahan tubuh yang dibuat dari madu herbal. Selain itu, juga ada bahan alami, seperti ekstrak buah pepaya, bawang putih, temulawak, temu hitam, dan rasa jeruk. 

Berbagai bahan tersebut kemudian diformulasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak dan nafsu makan. Kondisi ini menjadikan Madu Vitummy dilengkapi formula Selenium Silver Pro. 

Seperti Moms ketahui, madu secara alami dapat membantu menurunkan panas. Adapun berbagai bahan lainnya dapat membantu tubuh melawan patogen penyebab penyakit. 

Oleh karena itu, mengonsumsi Madu Vitummy setiap hari atau secara rutin membuat tubuh tidak mudah sakit. 

Yuk, dapatkan Madu Vitummy sekarang juga melalui website resminya di www.maduvitummy.id ya, Moms! 

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?