logo madu vitummy
Search
Close this search box.

Cara Menurunkan Panas Anak dengan Bawang Merah, Ampuh! 

Cara Menurunkan Panas Anak dengan Bawang Merah

Panas atau demam pada anak-anak memang sering terjadi ya, Moms. Kondisi ini tidak jarang membuat orang tua khawatir dan panik. Selain itu, juga membuat mereka mencari berbagai cara untuk menurunkan demam anak. 

Banyak cara sebenarnya bisa dilakukan, baik secara medis maupun tradisional. Cara tradisional biasanya dipilih sebagai bentuk pertolongan pertama, terutama di rumah. Salah satunya adalah menggunakan bawang merah. 

Lalu, bagaimana sih cara menurunkan panas anak dengan bawang merah, Moms? Artikel berikut akan membahas mengenai hal tersebut. 

Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Mengenal Kondisi Badan Panas Pada Anak

demam pada anak

Moms, anak-anak adalah masa di mana sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna layaknya orang dewasa. Kondisi ini menjadikan mereka sangat rentan terkena patogen penyebab penyakit, seperti virus, bakteri, jamur, dan kuman. 

Bentuk perlawanan terhadap patogen tersebut membuat tubuh mengalami panas atau demam. Hal inilah yang menjadikan demam bukan sesuatu yang sebenarnya menakutkan. Meski demikian, Moms harus tetap mewaspadainya. 

Pasalnya, meskipun dikatakan sebagai kondisi yang umum terjadi, akan tetapi terdapat beberapa jenis demam yang juga menunjukkan penyakit tertentu. 

Seperti dilansir dari laman Rumah Sakit Hermina, demam merupakan suatu keadaan saat suhu badan melebihi 37,5°C. Penyebabnya bisa karena penyakit atau peradangan tertentu. Suhu seperti itu tentunya bukan suhu tubuh normal pada anak.

Selain itu, demam juga bisa dijadikan sebagai pertanda bahwa sel darah putih sedang melawan patogen penyebab penyakit. Kondisi ini menjadikan demam sifatnya sementara. 

Adapun demam dengan suhu tinggi dan berkepanjangan dapat menyebabkan kejang demam. Selanjutnya, demam yang melebihi tiga hari dapat menunjukkan gejala penyakit malaria atau yang disebabkan oleh gigitan nyamuk lainnya. 

Tahukah Moms gejala demam yang terjadi pada anak-anak? Dilansir dari laman Alodokter, berikut terdapat beberapa gejala yang sering terjadi. 

  • Kulit pucat atau kemerahan. 
  • Keringat berlebih. 
  • Selalu ingin berada di tempat sejuk. 
  • Menggigil. 
  • Rewel dan muntah. 
  • Tidak mau menyusu, minum, atau makan. 
  • Volume urine menurun. 

Apabila si Kecil sudah menunjukkan gejala tersebut, sebaiknya Moms perlu mulai mencari alternatif untuk menurunkan demamnya. 

Artikel Terkait: Ciri Demam Karena Kecapekan Pada Anak.

Cara Menurunkan Panas Anak dengan Bawang Merah 

cara-menurunkan-panas-anak-dengan-bawang-merah

Bawang merah merupakan salah satu alternatif untuk menurunkan demam anak. Perlu Moms ketahui bahwa bahan dapur satu ini mengandung senyawa yang sangat dibutuhkan tubuh ketika demam. 

Dilansir dari Jurnal Osadhawedyah, bawang merah mengandung senyawa sulfur organik, yaitu alliin (S-allylcysteine sulphoxide). Senyawa ini merupakan hasil sintesis dari asam amino sistein. 

Senyawa tersebut dapat bereaksi dengan enzim alliinase sebagai katalisator yang dihasilkan oleh bawang merah itu sendiri. Reaksi kedua senyawa tersebut akan bergabung dengan senyawa lain untuk menghancurkan pembentukan pembekuan darah. 

Proses tersebut memungkinkan panas dari dalam tubuh lebih cepat disalurkan ke pembuluh darah tepi/perifer. Selanjutnya, panas tersebut diekskresikan melalui keringat ke luar tubuh. Oleh karena itu, bawang merah dinilai sangat efektif untuk menurunkan demam anak. 

Moms, lalu bagaimana cara menurunkan panas anak dengan bawang merah? Beberapa cara bisa dilakukan untuk mengolah bawang merah sebagai media menurunkan demam pada anak seperti berikut. 

1. Membalurkan Bawang Merah

Cara pertama yang bisa Moms lakukan adalah dengan membalurkan ke badan. Seperti dilansir dari laman Klikdokter, langkah-langkahnya sebagai berikut. 

  • Siapkan 3-5 siung bawang merah yang telah dikupas dan dicuci bersih. 
  • Iris-iris bawang merah hingga bentuk kecil-kecil. 
  • Tambahkan sedikit minyak, seperti minyak telon, minyak kayu putih, atau minyak zaitun. 
  • Aduk hingga merata, kemudian balurkan ke badan si Kecil, seperti pada bagian perut, dada, lipatan lengan, paha, dan telapak kaki. 
  • Saat membalurkan, Moms bisa sembari memberikan pijatan halus pada si Kecil. 

2. Membuat Kompress dari Bawang Merah

Cara selanjutnya yang bisa Moms lakukan untuk menurunkan panas adalah mengompres. Selama ini, mengompres dinilai sangat efektif untuk mengatasi demam. Meski demikian,  umumnya cara ini biasanya hanya dilakukan dengan air hangat. 

Padahal, Moms perlu ketahui bahwa bawang merah bisa digunakan dengan cara ini. Seperti dilansir dari Jurnal Osadhawedyah, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan. 

  • Siapkan 5 siung bawang merah yang telah dikupas dan dicuci bersih. 
  • Haluskan bawang merah tersebut dengan alat, seperti parutan atau blender. 
  • Bawang merah yang telah halus kemudian dikompreskan ke bagian tubuh yang banyak pembuluh darah, seperti leher, ketiak, dan selangkangan. 
  • Lakukan dengan hati-hati agar si Kecil tetap nyaman. 

3. Mengoleskan Bawang Merah Langsung pada Tubuh 

Bawang merah bisa dioleskan langsung pada tubuh untuk menurunkan demam anak. Adapun langkahnya sebagai berikut. 

  • Siapkan 2–4 siung bawang merah yang telah dikupas dan dicuci bersih. 
  • Potong masing-masing siungnya menjadi dua bagian menggunakan pisau. 
  • Oleskan bagian yang telah dipotong pada tubuh anak. 
  • Usahakan oleskan pada bagian tubuh, seperti dada, punggung, dan leher. 
  • Lakukan saat anak sedang dalam kondisi tidur. 

Bukan hanya bawang merah, masih ada banyak obat tradisional anak demam malam yang bisa Moms coba, ya!

Selain untuk Anak Panas, Berikut Manfaat Lain Bawang Merah 

Berdasarkan uraian di atas, Moms sudah tahu bahwa bawang merah bisa untuk menurunkan demam pada anak. Selain itu, ternyata ada banyak manfaat lain bawang merah yang harus Moms ketahui, loh. 

Dilansir dari laman Klikdokter, berikut beberapa manfaat lain bawang merah. 

1. Menjaga Kesehatan Jantung 

Bawang merah dinilai bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Hal ini dikarenakan terdapat kandungan sulfur di dalamnya. Fungsinya adalah untuk mengencerkan darah secara alami. 

Kondisi tersebut menjadikan bawang merah mendukung kesehatan jantung. Pasalnya, dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada penderita darah tinggi. 

2. Memelihara Kulit dan Rambut 

Bawang merah mengandung vitamin C yang berfungsi meningkatkan produksi kolagen. Hal ini sangat baik, terutama untuk kulit dan rambut. 

Sebab, produksi kolagen yang banyak membuat rambut lebih segar dan sehat. Selain itu, juga membuat lebih berkilau dan mencegah kerontokan. 

3. Baik untuk Sistem Pencernaan 

Bawang merah memiliki serat yang secara khusus disebut oligofruktosa. Serat ini berfungsi untuk mendorong pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Oleh karenanya, mengonsumsinya dapat membuat rutinitas buang air besar (BAB) lebih teratur dan mencegah diare. 

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 

Bawang merah mengandung polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Tugasnya adalah untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Hasilnya dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga anak tidak mudah demam. 

Rekomendasi Artikel Terkait: Madu Bisa Menurunkan Panas, Benarkah?

Madu Vitummy untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 

Demam seperti telah disebutkan merupakan reaksi daya tahan tubuh dalam melawan patogen penyebab penyakit. Adapun pada anak-anak, kondisinya belum sempurna layaknya orang dewasa. 

Sebagai orang tua, Moms harus meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil agar terhindar dari penyakit. Salah satu caranya dengan memberikan Madu Vitummy untuk Anak secara rutin. 

Madu Vitummy adalah madu untuk daya tahan tubuh yang dilengkapi dengan formula Selenium Silver Pro. Formula ini dirancang agar dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak. 

Yuk, dapatkan produk Madu Vitummy sekarang juga melalui website resmi kami!

Baca Juga: Apakah Madu bisa Menurunkan Panas?

Share:
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan komentar

On Key

Related Posts

Chat Customer Service
Konsultasi Vitummy
Halo Kak, Promo Madu Vitummy Masih Adakah?